Napza Bogor Bergadeng Yayasan Peduli Hati Bangsa Gelar Skrining HIV Dan Hepatitis Puskesmas Kedung Badak

Kabarindonesianews-Napza Bogor gadeng Yayasan Peduli Hati Bangsa bekerjasama dengan Puskesmas kedung badak bogor melakukan skrining hepatitis C, HIV/AIDS. Sabtu (16/07/2022)

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh, fasilitator serta Koordinator Persaudaraan Korban Napza Bonny Sofianto, Pengurus Yayasan peduli hati bangsa, Kepala Puskesmas Kedung Badak DR. Aditya, Penanggung Jawab Program HIV dan Hepatitis Dokter Rizky dan Teman-teman Komunitas.

Dokter penanggungjawab Puskesmas Kedung Badak, dr. Rizky menerangkan, Skrining ini dilaksanakan dalam rangka deteksi dini dan pencegahan penularan penyakit hepatitis C, HIV/AIDS.

Bahwa di usia remaja, pengetahuan tentang hal-hal baru terutama terkait penyebab terinfeksi HIV/AIDS sangat diperlukan. Oleh sebab itu pemahaman, bimbingan, dan dukungan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan.

“Angka penderita HIV/AIDS terus meningkat di semua kalangan. Sosialisasi dan pengetahuan tentang HIV/AIDS harus kita tingkatkan agar masyarakat mendapat informasi yang bermanfaat dalam pergaulan di masyarakat,” ungkap dr. Rizky.

Target kita adalah viralload tidak terdeteksi, untuk biaya pengobatan HIV ditanggung oleh pemerintah jadi gratis biayanya, kalau punya BPJS lebih gratis lagi tidak ada pendaftaran, tapi kalau tidak tidak punya BPJS pasien umum hanya delapan ribu, itu juga retribusi bukan untuk HIV, HIV nya full dicover dari pemerintah secara gratis, obatnya pun dari puskesmas dan hanya puskesmas tertentu yang punya, puskesmas se-kota bogor ada 25 puskesmas tapi tidak semua melayani pasien-pasien HIV

Harapannya bagi yang terkena mudah-mudahan kita ada dari puskesmas, kami akan melayani dan ada juga pendamping juga, kita hanya titip pesan saja jangan jauhi orangnya, hindari penyakitnya

Ketua pelaksana dan Koordinator Persaudaraan Korban Napza Bonny Sofianto menambahkan, kalau pemeriksaan ini kemarin, sebelumnya kita di KPA kota bogor ada 26 orang yang kita tes dan sekarang ada 15 orang yang dites.

Dengan program yang sudah kami kerjakan Mendorong terciptanya kebijakan yang berpihak yang dapat mengakomodir kebutuhan orang dengan permasalahan NAPZA, baik dari aspek Kesehatan, Hukum, Ekonomi dan Pendidikan.

Pesan saya teman-teman untuk lebih jaga kesehatan karena yang dibutuhkan oleh kami adalah, hak akan kesehatan.(Jhon)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*