Kabarindonesianews-Sebanyak 319 siswa-siswi Sekolah Menegah Atas Negeri (SMAN) 3 Bogor mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), di halaman SMAN 3 Bogor, Kamis 21 Juli 2022.
Siswa baru memerlukan tahap peninjauan, pengenalan, dan adaptasi terhadap lingkungan baru yang mereka masuki agar nantinya mereka bisa belajar dengan baik. Tahap itulah yang akan mereka lalui dalam kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah )
Dalam kegiatan MPLS hal terpenting yang harus diberikan kepada siswa baru adalah pengenalan budaya sekolah atau school culture yang merupakan pencitraan dari sekolah dan telah menjadi karakter sekolah itu yang sesuai dengan visi dan misi sekolah. Para siswa baru perlu diperkenalkan hal seperti ini agar mereka tahu bahwa sekolahnya adalah sekolah yang menjadi wahana baginya untuk mengasah diri serta membentuk diri menjadi manusia yang unggul.
MPLS adalah sarana bagi siswa baru untuk lebih mengenal sekolahnya, kakak kelasnya, dan para guru-gurunya. Giat ini dilaksanakan selama 4 hari senin-kamis dan jumat-sabtu perkenalan eskul pramuka.
Saat ditemui waka kesiswaan SMAN 3 Bogor, Dedi des mengatakan Materi MPLS untuk siswa baru adalah materi baik internal maupun ekstermal. Materi yang disampaikan diantaranya. kebijakan dinas pendidikan provinsi Jawa Barat tentang bagaimana membangun manusia unggul di provinsi Jawa Barat dengan program Jabar masagi, tata tertib lalu lintas dari kepolisian, sadar hukum dan anti korupsi dari kejaksaan.
Saat sambutan Kepala SMAN 3 Bogor, DR. Hj. Dewi Suhartini, M.Pd mengatakan, MPLS bertujuan agar siswa baru bisa mengenal, mengikuti budaya sekolah. Selain itu, mereka juga diharapkan bisa mengembangkan potensinya semaksimal mungkin.
Pelaksanaan MPLS oleh kelas X akan diterapkan Kurikulum Merdeka Belajar yakni pelaksanaan review modul dan bahan ajar materi yang pada dasarnya sudah diterapkan oleh sekolah selama ini.
Salah satu program komponen kurikulum Merdeka Belajar yang akan dipelajari siswa adalah sains sosial yang tujuannya untuk mengimplementasikan teori yang ada pada mata pelajaran untuk masyarakat. Sehingga siswa dapat praktik langsung kegunaan teori yang dipelajari.
SMAN 3 Bogor pada tahun ajaran tahun 2022 memberikan juga ruang pengembangan diri dengan adanya ekstrakurikuler untuk siswa, sehingga mereka dapat mengembangkan potensi non akademik yang dimiliki sesuai dengan minat dan bakatnya.
Dedi menambahkan harapan siswa kelas X bisa mengenai SMA 3 Bogor kemudian bisa nyaman belajar dengan nyaman dengan gurunya maju bersama menjadi Jawa Barat juara.(Nia)
Leave a Reply