Kabarindonesianews-Pada tahun 2021
ini SMK Wikrama Bogor mendapat
kepercayaan dari Pemerintah untuk
menjalankan program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK). Sebagai SMK PK, SMK Wikrama Bogor menjalankan berbagai program Link & (super) match.
Program SMK Pusat Keunggulan bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha melalui keselarasan yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia kerja. Upaya mewujudkan keselarasan antara SMK dengan dunia kerja dapat ditempuh melalui pemenuhan delapan aspek
link and match.
Sebagaimana disampaikan oleh Mendikbud RI, Nadiem Anwar Makarim, “Untuk mencapai visi tersebut, keselarasan antara SMK Pusat Keunggulan dengan dunia kerja tidak hanya diwujudkan melalui MoU saja, tetapi harus berlangsung secara mendalam dan menyeluruh,” tegas Nadiem, dikutip dari chanel Youtube Kemdikbud RI (16/11/2021).
Wikan Sakarinto selaku Dirjen Pendidikan Vokasi menambahkan, SMK PK menjadi rujukan yang dapat berfungsi sebagai sekolah penggerak dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja SMK lainnya. “Program ini menyasar sekitar 900 SMK di Indonesia, yang akan menghasilkan SDM yang memiliki mindset dan karakter yang siap untuk mengembangkan sampai ke insfrastruktur dan sarpras, menciptakan SMK yang unggul yang menjadi akselerator SMK-SMK unggul se-Indonesia”, tambahnya di chanel yang sama.
Konsep 8+i
Adapun hasil program SMK PK yang telah dilaksanakan di SMK Wikrama Bogor sesuai Konsep
8+i adalah sebagai berikut :
1. Kurikulum telah disusun bersama DUDI, diantaranya dengan PT BRIIT, CV IDS.
2. Pembelajaran berbasis project riil dari PT Karya Inkraf Nusantara, CV. IDS, PT. Cara Berpifikir Indonesia dan Platform Kataloq.
3. Hadirnya Guru/instruktur dari PT Binari Inkubator, CV IDS (RPL), PT Pilar mata Angin
(Multimedia), Wardah, PT Daun Biru (OTKP), PT Karya Inkraf Nusantara, Suryapratama, Pratama Edukasi, Cyberlabs (BDP), dan Swissbell-Hotel (Perhotelan).
4. Praktik kerja lapangan/industri di SMK Wikrama Bogor telah dilaksanakan selama 6 bulan sebelum pandemi.
5. Pelaksanaan program sertifikasi kompetensi bagi lulusan SMK Wikrama Bogor. 80 % Guru kejuruan telah memiliki sertifikasi teknis.
6. Guru di SMK Wikrama Bogor mendapatkan pembaharuan teknologi dari industri.
7. Menjalin kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam menjalankan riset terapan.
8. Sekitar 400 industri/ perusahaan/ instansi telah menjalin komitmen serapan dengan SMK Wikrama Diungkapkan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri SMK Wikrama, Muslih, M.Kom. SMK Wikrama berusaha memanfaatkan program SMK PK ini dengan maksimal.
“Kami berharap bisa menghasilkan lulusan yang berkompeten di perusahaan unicorn dan decacorn, lulusan yang berwirausaha serta lulusan yang melanjutkan kuliah sesuai dengan jurusan dengan program beasiswa”, kata beliau.
Iin Mulyani, S.Si. selaku Kepala SMK Wikrama Bogor menyambut baik program SMK PK ini, “Melalui program SMK PK ini, SMK Wikrama mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan potensi SDM yang ada di sekolah, sehingga sekolah dapat menghasilkan lulusan yang relevan sesuai dengan kebutuhan industri, dan harapannya program ini terus berjalan dan berkesinambungan, sehingga bisa berdampak diwaktu yang akan datang, mencapai visi yang ditetapkan oleh Mendikbud”, ungkap Iin.
Dengan adanya kegiatan SMK PK ini, terjadi peningkatan kompetensi SDM, dan juga terbentuknya konsep merdeka belajar dengan menuju sekolah ramah anak, penerapan kurikulum paradigma baru, serta penerapan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja (P5BK) di SMK Wikrama.
Di SMK Wikrama sendiri, kompetensi keahlian yang menjadi fokus pelaksanaan SMK PK adalah Pengembangan Perangkat Lunak & Gim (PPLG) atau Rekayasa Perangkat Lunak
(RPL).(red)
Leave a Reply