Kabarindonesianews-Pelaksanaan Asesment penilaian tingkat sekolah Dasar,Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas sebagai dasar dalam pemenuhan Standart pendidikan dalam standart penilaian,serta melihat sejauh mana penyerapan materi pembelajaran yang diterima peserta didik dalam pencapaian kwalitas dan kwantitas pendidikan itu sendiri yang nantinya jadi poin penilaian Akreditasi setiap sekolah.
Kepala sekolah SDN Tonjong 01,Nunung Hendrawati S.Pd,memberikan penjelasan tentang persiapan dalam Asesment penilaian bagi siswa/i kelas 5 yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 sampai 25 November 2021, Senin(16/11/2021).
“Ada sebanyak 30 anak didik yang akan mengikuti Asesment,dimana nama- nama siswa berasal dari data Kementerian yang dipilih secara acak dan dimana cadangan 35 siswa,kami sudah melakukan Simulasi dan gladiresik persiapan baik ruangan juga sarana penunjang kegiatan yakni Laptop/komputer yang akan digunakan serta memberikan bimbingan materi bagi anak didik”ucap Kepala Sekolah diawal.
“Kami akan memaksimal pelaksanaan kegiatan ini walaupun Laptop yang kami gunakan meminjam dari para guru dan di harapkan saat pelaksanaan berjalan baik serta lancar juga tidak terkendala jaringan dimana kami persiapkan teknisi dalam pelaksanaannya”urainya.
Dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terbatas jelas terlihat diwajah para peserta didik begitu antusias serta semangat dampak dari pandemi Covid 19 yang belum berakhir,dengan kelonggaran yang dilakukan pemerintah bagi sekolah untuk pelaksanaan PTM terbatas.
“Pihak sekolah tetap mengikuti anjuran dan aturan pemerintah dalam protokoler kesehatan,dimana 3 M wajib dilaksanakan dilingkungan sekolah serta penyediaan sarana tempat cuci tangan dan sabun, Sanitizer”ungkap Nunung terkait PTM terbatas.
“Kami bersama para pendidik mengatur jadwal pemberian materi kepada anak didik dan membagi 50% tiap kelas dalam PTM terbatas,dengan 3 shif tiap kelas yang dimulai dari jam 7.30 wib,dimana waktu pembelajaran hanya 1 jam 30 menit yang setiap harinya anak didik mendapat dua mata pelajaran”papar Nunung.
“Sebagai Pendidik kami berusaha untuk memberikan pembelajaran secara efektif dan maksimal bagi anak didik walau dalam KBM terbatas saat ini,karena selama pembelajaran secara Daring pemberian materi pembelajaran kurang terserap dengan baik dan tentunya banyak ketinggalan juga kurang dalam pemenuh an kurikulum serta terbatasnya interaksi antara pendidik dengan anak didik,karena ini baru pendidikan tingkat dasar dimana penting mendapatkan perhatian bahkan harus disadari bahwa secara sikologi anak didik harus mendapatkan pendidikan di lingkungan sekolah”pungkasnya.
Saat ini SDN Tonjong 01 memiliki 14 Rombel dengan jumlah peserta didik 439 siswa/i,dimana pihak sekolah sedang menata dan pembenahan lingkungan sekolah serta mendapatkan bantuan rehab ruang kelas bertingkat dalam pemenuhan sarana dan prasarana mengacu kepada 8 standart pendidikan.
(L1M)
Leave a Reply