Refleksi Akhir Tahun 2026, Kecamatan Rancabungur Gelar Rancabungur Bersolawat Bersama Habib Mahdi Assegaf

Kabarindonesianews-Rancabungur, 17 Oktober 2026. Dalam rangka refleksi akhir tahun 2026, Pemerintah Kecamatan Rancabungur menggelar kegiatan keagamaan bertajuk *Rancabungur Bersolawat*, Jumat (17/10/2026).

Kegiatan yang penuh khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Habib Mahdi bin Hamzah Assegaf beserta keluarga, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Rancabungur, serta Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil 6, H. Sugara yang merupakan putra asli Kecamatan Rancabungur.

Camat Rancabungur Dita Aprilia, mengatakan bahwa Rancabungur Bersolawat merupakan salah satu kegiatan di bidang keagamaan untuk mengajak warga meningkatkan mahabah kepada Nabi Besar Muhammad SAW.

“Kami mengajak warga Rancabungur Bersolawat, mahabah kepada Nabi Besar Muhammad SAW untuk dapat menenangkan hati. Intinya menyatukan kita bagaimana sebagai umat muslim mengikuti contoh perilaku yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad,” ujar Dita Aprilia.

Dita menambahkan, terkait pembangunan di Kecamatan Rancabungur tidak bisa dilakukan oleh satu orang saja, melainkan harus bersama-sama. Pihaknya menginginkan warga dapat berdikari, mampu, dan mandiri bersama pemerintah menjaga Rancabungur agar semakin agamis ke depannya.

“Kami merasa sangat bangga sekali di Rancabungur ini terdapat lebih dari 30 pondok pesantren yang insya Allah ke depannya santriwan-santriwati ini dapat menjadi pelaku pada saat Indonesia Emas Tahun 2045,” jelasnya.

Hal tersebut sejalan dengan tantangan besar Rancabungur yang menjadi salah satu fokus pembangunan Sports Center terbesar di Asia Tenggara, Dita berharap warga Rancabungur tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku pembangunan dengan sumber daya manusia yang mumpuni.

“Tampung Aspirasi Soal PJU dan Keamanan”

Dalam kesempatan tersebut, Dita juga menanggapi aspirasi warga yang disampaikan melalui Anggota DPRD H. Sugara, diantaranya terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) dan keamanan.

Ia mengakui, Rancabungur masih gelap gulita di malam hari. Pihaknya sudah menindaklanjuti bersama UPT Dishub, namun keterbatasan petugas menjadi kendala, ditambah lampu PJU yang sudah diperbaiki kerap rusak kembali.

“Artinya kita bersama-sama harus menjaga,” tegasnya.

Terkait keluhan lokasi rawan begal dan kenakalan remaja seperti tawuran, Dita menyebut Forkopimcam bersama pemerintah desa dan seluruh stakeholder rutin melakukan patroli lingkungan setiap hari dan malam, yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan Rancabungur dengan skala prioritas.

“Seperti jalur Rancabungur ke Mekarsari, alhamdulillah sudah terlihat dari tiga bulan ini aksi begal tersebut sudah tidak ada. Untuk kenakalan remaja seperti tawuran, alhamdulillah sudah tiga minggu ini kami tidak pernah melihat dan mendengar aksi tersebut,” ungkapnya.

Dita menegaskan, pihaknya bersama Forkopimcam dibantu pemerintah desa bahu-membahu memberikan pelayanan terbaik agar Rancabungur semakin adem, bersatu, dan guyub membangun Rancabungur lebih baik.

Kegiatan Rancabungur Bersolawat ini merupakan inisiasi dari para alim ulama, termasuk Habib Mahdi Assegaf yang insya Allah akan berkeliling di 40 kecamatan lainnya untuk melaksanakan kegiatan bersolawat bersama. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Bupati Bogor.

“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi sebesar-besarnya. Insya Allah kami juga akan melanjutkan kegiatan ini tidak hanya di tingkat kecamatan, tapi mudah-mudahan di desa desa ke depannya,” tutup Dita Aprilia. (Jhon)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*