Kabarindonesianews-Kegiatan Rancabungur Bersolawat yang digelar Pemerintah Kecamatan Rancabungur dalam rangka refleksi akhir tahun 2026 berlangsung lancar dan khidmat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimcam, para alim ulama, tokoh masyarakat, kaum muda, santri, pimpinan ponpes, elemen masyarakat dan anggota DPRD Kabupaten Bogor H. Sugara yang merupakan putra asli Rancabungur dan unsur lainnya.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil 6, H. Sugara, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengapresiasi pelaksanaan Rancabungur Bersolawat. Ia berharap kegiatan keagamaan tersebut membawa dampak baik bagi masyarakat Rancabungur.
“Kegiatan hari ini Rancabungur Bersolawat, alhamdulillah berjalan dengan lancar. Dihadiri oleh semua unsur, Forkopimcam, kemudian para alim ulama, tentunya masyarakat, para kaum muda, para santri, pimpinan ponpes, dan elemen-elemen yang lain. Kita berharap acara ini ada dampak yang baik untuk masyarakat,” ujar H. Sugara, Jumat (17/10/2026).
Dalam pesannya kepada masyarakat, H. Sugara yang merupakan putra asli Rancabungur secara khusus menyoroti persoalan kenakalan remaja yang menurutnya semakin mengkhawatirkan.
“Saya selalu berpesan kepada masyarakat, yang pertama tentang kenakalan remaja. Tentang bahaya narkoba, kemudian minuman keras, trek-trekan di jalanan, dan banyak hal lain. Termasuk saya menyoroti juga atensi tentang kekerasan seksual, termasuk LGBT, dan juga bahaya HIV AIDS. Saya melihat situasi dan kondisi sekarang semakin ke arah yang lebih buruk tentang remaja, itu yang menjadi atensi saya,” tegasnya.
“Dorong Perda Ketahanan Keluarga”
Untuk mencegah hal tersebut, H. Sugara menjelaskan saat ini dirinya tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Ketahanan Keluarga di DPRD Kabupaten Bogor.
“Kebetulan saya sekarang sedang berada di Pansus tentang Rancangan Peraturan Daerah terkait Ketahanan Keluarga. Hari Senin saya akan rapat Pansus bersama para SKPD, perangkat daerah, dari unsur ulama, OPD-OPD yang lain, termasuk Komisi Penanggulangan AIDS, serta Komisi Perlindungan Anak dan Perempuan,” jelasnya.
Ia berharap Perda tersebut nantinya dapat membantu terwujudnya keluarga yang baik di tengah masyarakat dan menjadi solusi atas persoalan kenakalan remaja.
“Atensi Soal Begal dan PJU”
Menanggapi keluhan warga terkait maraknya aksi begal di wilayahnya, H. Sugara menghimbau seluruh perangkat wilayah di Kecamatan Rancabungur untuk terus memberikan himbauan dan meningkatkan kewaspadaan serta keamanan.
“Tentu saya sebagai wakil rakyat terus menghimbau kepada masyarakat dan semua perangkat khususnya di Kecamatan Rancabungur agar terus memberikan himbauan, memberikan kewaspadaan kepada masyarakat dan meningkatkan tingkat keamanan yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara terkait keluhan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang masih minim dan membuat Rancabungur gelap gulita di malam hari, H. Sugara berkomitmen akan memperjuangkannya melalui jalur aspirasi dewan.
“Insya Allah akan saya usulkan di aspirasi saya pada anggaran 2027,” tutup H. Sugara. (Jhon)

Leave a Reply