Heri Gunawan Kawal 100 Unit Bantuan Rumah dari APBN 2026, Desember Ditargetkan Rampung

Kabarindonesianews– Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Heri Gunawan, mengawal penyaluran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 100 unit rumah tidak layak huni. Program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 ini ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang memenuhi kriteria penerima bantuan.

Sosialisasi program tersebut menjadi tahapan awal sebelum pelaksanaan pembangunan atau perbaikan rumah. Heri menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada Desember 2026.

“Ini baru tahapan sosialisasi, selanjutnya nanti akan ada pembangunan di tahap selanjutnya. Pembangunannya akan di tahun ini, anggaran APBN Tahun 2026. Pastikan di Desember nanti sudah beres,” ujar Heri Gunawan, Rabu (15/10/2026).

Desa Cibanteng Terima 38 Unit Bantuan

Jumlah penerima bantuan BSPS di setiap desa berbeda-beda, menyesuaikan usulan dan hasil verifikasi. Desa Cibanteng menjadi salah satu desa dengan jumlah penerima terbanyak, yakni sebanyak 38 unit rumah. Sementara itu, di desa lainnya terdapat alokasi sebanyak 25 unit.

Heri menjelaskan, penerima manfaat diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga 4, yaitu kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah sesuai data yang digunakan dalam penentuan sasaran program.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa menjadi salah satu faktor penting dalam mengidentifikasi warga yang benar-benar membutuhkan bantuan.

“Program ini saya ajukan. Karena saya sering nyambung dengan pak kades, maka saya minta datanya. Jadi bagi kepala desa yang jarang reses, jarang ketemu saya ya ada risikonya karena saya nggak kenal. Saya kenal dekat dengan Pak Warso. Saya minta datanya, saya usulkan dan menang,” jelasnya.

Tegaskan Bantuan Bukan untuk Keluarga atau Tim Sukses

Heri menegaskan bahwa program BSPS harus benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Ia memastikan penerima bantuan bukan ditentukan berdasarkan hubungan keluarga, kedekatan politik, maupun dukungan saat pemilihan.

“Saya pastikan ini bantuan rumah tepat sasaran. Saya tidak mengenal satu pun yang menerima tadi. Ini bukan saudara saya, bukan tim saya, bukan pemilih saya. Tapi ini betul-betul warga yang membutuhkan yang layak dibantu. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat buat masyarakat, supaya buat ibadah, buat tidur lebih nyaman,” tegasnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas hunian warga sehingga masyarakat bisa tinggal dengan lebih aman, nyaman, dan layak.

Program BSPS Sudah Menjangkau Lima Kecamatan

Heri menyebutkan, program BSPS yang diperjuangkannya telah menjangkau lima kecamatan di wilayah Dapil IV Kabupaten Bogor. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Pamijahan, Cibungbulang, Ciampea, Tenjolaya, dan Dramaga.

Dari lima kecamatan tersebut, alokasi bantuan terbanyak berada di Kecamatan Pamijahan. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat dan proses pengusulan yang berjalan.

“BSPS ini sudah kita turunkan di lima kecamatan. Mayoritas terbanyak itu Pamijahan. Ini bertahap. Semoga sampai 2029 nanti, tiga tahun lagi, semuanya akan dapat lah, mudah-mudahan,” pungkasnya.

Ia menambahkan, sosialisasi program BSPS di Kecamatan Ciampea telah rampung 100 persen. Tahapan selanjutnya diharapkan berjalan sesuai rencana agar bantuan dapat segera direalisasikan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat penerima.

Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya meningkatkan kelayakan tempat tinggal warga Kabupaten Bogor, khususnya masyarakat yang masuk kelompok berpenghasilan rendah dan membutuhkan perbaikan rumah.(Jhon)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*