Pemdes Dramaga  Realisasikan Bangunan TPT Dan Jalan Blok Makam

Kabarindonesianews-Pemerintah Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor tancap gas merealisasikan Bantuan Keuangan (Bankeu) Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan dari Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun 2026. Anggaran Rp 1,5 Miliar difokuskan untuk menjawab masalah krusial warga: akses mobil jenazah yang sulit masuk ke TPU dan ancaman longsor di blok makam.

Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Dramaga, Heri Suryana, mengatakan pihaknya saat ini tengah mengerjakan 8 kegiatan prioritas, salah satunya pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan rabat beton di dua titik vital.

“Kami sedang melaksanakan tugas dari Kepala Desa Dramaga. Salah satunya bangun TPT dan rabat beton di wilayah RT 02 RW 02 Kp. Lebaksari dan RT 03 RW 05 Kp. Dramaga Tanjakan. Dan TPT sungai ini melanjutkan program kegiatan di tahun 2025,” ujar Heri Suryana saat ditemui di lokasi proyek, Selasa (13/10/2026).

Heri merinci, untuk tahap I ini pihaknya mengerjakan TPT di dua titik dengan volume P. 120 M x T. 1,5 M x L. 0,49 M dan P. 36 M x T. 2,5 M x L. 0,40 M serta rabat beton P. 150 M x L. 3 M x T. 0,15 M dengan pagu anggaran Rp 300.000.000.

“Dikerjakan oleh TPK, tenaga ahli dan masyarakat selama 30 hari kalender,” katanya.

Ia menegaskan, sebagai bentuk transparansi, pihaknya telah memasang papan kegiatan di lokasi proyek agar masyarakat bisa mengakses informasi seluas-luasnya.

*Transparansi Anggaran: Tahap I Rp 300 Juta untuk Infrastruktur*

Heri menjelaskan, pencairan anggaran tahap I sebesar 60% dari total Rp 1,5 Miliar. Namun, sesuai juknis, program wajib harus dibiayai 100% terlebih dahulu di tahap I.

“Anggaran yang tercantum di papan kegiatan Rp 300 juta itu yang direalisasikan tahap I khusus infrastruktur baru sekitar 30 persen. Sementara untuk menuntaskan pekerjaan ini akan menggunakan anggaran tahap II sebesar Rp 600 juta,” tegasnya.

Program wajib tersebut meliputi Dayeuh Pajajaran, digitalisasi desa, BPJS Ketenagakerjaan, dan lain-lain.

“Jadi setelah program wajib itu terpenuhi semuanya, sisanya Rp 300 juta baru ke infrastruktur. Untuk pembangunan infrastruktur tahap I Rp 300 juta dan Insya Allah pada tahap II Rp 600 juta semua pekerjaan tuntas,” ungkapnya.

*Tujuan Vital: Selamatkan Makam dari Longsor dan Buka Akses Antar RW*

Pembangunan ini bukan sekadar beton, tapi punya tujuan penyelamatan.

“Tujuan dibangunnya TPT untuk mencegah terjadinya longsor tebing setinggi 4 meter yang di atasnya sudah banyak makam. Berdasarkan analisa sudah banyak tanah makam yang turun, berpotensi longsor,” jelas Heri.

Selain itu, rabat beton ini akan membuka Jalan Poros Desa yang sangat strategis.

“Pembangunan TPT dan pembukaan jalan poros desa akan menjadi akses jalan menuju sekolah, pengelolaan sampah, menuju TPU, menuju KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) dan akses alternatif menuju Perumahan Dramaga Cantik,” tegasnya.

Dengan jalan ini, mobil jenazah, mobil ambulance, dan mobil pelayanan warga kini bisa masuk langsung ke area pemakaman yang sebelumnya hanya bisa dilalui motor.

Jalan ini juga menghubungkan antar wilayah RW di Desa Dramaga dan menjadi akses menuju sekolah serta TPU.

*Saung Pajajaran di RW 04 Terintegrasi KRL*

Bersamaan dengan infrastruktur, Pemdes Dramaga juga membangun Saung Pajajaran secara swakelola oleh masyarakat.

“Dayeuh Pajajaran difokuskan di wilayah RW 04 yang sudah terintegrasi dengan Kampung Ramah Lingkungan (KRL). Wilayah ini sangat cocok, selain sudah ada KRL, juga ada spot pertanian, saluran irigasi, kolam-kolam ikan dan nuansa perkampungannya juga relatif terpelihara,” kata Heri.

Ia berharap hasil pembangunan bisa dijaga bersama agar awet dan tahan lama.

“Harapan kami hasil pembangunan yang telah dilakukan semoga bermanfaat untuk masyarakat. Agar semuanya awet dan tahan lama diharapkan juga kontribusi masyarakat untuk menjaga, memelihara dan merawatnya,” imbuhnya.

*Ucapan Terima Kasih untuk Bupati Bogor*

Heri mewakili Pemerintah dan masyarakat Desa Dramaga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Pemerintah Desa Dramaga bisa membangun berkat adanya bantuan keuangan khusus akselerasi dari Pemerintah Kabupaten Bogor, tanpa itu rasanya mustahil desa bisa membangun infrastruktur TPT, rabat beton dan lain-lain.”

“Oleh karena itu, kami atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Dramaga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) atas diberikannya bantuan keuangan untuk membangun desa. Semoga infrastruktur yang kami bangun bermanfaat untuk masyarakat,” pungkas Heri Suryana.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*