Kabarindonesianews-Kepala Desa Cimulang, H. Cecep Hidayat, S.E., memaparkan alokasi Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Kabupaten Bogor Tahun 2026.
Ia menjelaskan, anggaran Bankeu tahun ini dibagi dua untuk infrastruktur dan non-infrastruktur. Untuk Desa Cimulang sendiri, pelaksanaannya saat ini masih dalam tahap persiapan administrasi perizinan lahan karena menggunakan lahan PT PN.
“Alhamdulillah Bantuan Akselerasi dari Kabupaten Bogor itu memang Cimulang sudah masuk ke rekening desa. Saat ini masih persiapan, pertama dengan perizinan penggunaan lahan yang memang Cimulang menggunakan lahan PTPN. Kita sudah bersurat dan sampai detik ini masih menunggu balasan, tapi Insya Allah pada prinsipnya tidak berkeberatan,” ujar Cecep.
Cecep menjelaskan, sesuai Perbup terbaru, ada 4 kegiatan fokus di tahap pertama 60%:
1. Betonisasi Jalan Desa
Panjang 450 meter x lebar 3 meter x tinggi 0,15 meter, berlokasi di Kampung Cikidang RT 01 / RT 02, wilayah RW 01.
2. Daya Pajajaran (Kampung Ramah Lingkungan)
Difokuskan di lokasi yang sama dengan betonisasi. Konsepnya menciptakan wilayah yang bersih, aman, dan ramah lingkungan, termasuk pembinaan kampung dan penanganan sampah.
3. Sasar Desa (Satu Sarjana Satu Desa)
Sudah berjalan bekerja sama dengan dua universitas. Untuk warga 2 orang didaftarkan ke Universitas BOAS dan untuk staf 3 orang di Institut Pinus yang kemarin sudah dibuka oleh Wakil Bupati Bogor Jaro Ade.
“Untuk warga yang mendapat program Sasar Desa ini ada di RW 07 dan RW 08. Kita sudah verifikasi. Harus ada perjanjian di atas materai supaya serius sampai selesai, jangan mogok di tengah jalan apalagi karena menikah, karena ada kerugian negara,” tegasnya.
Cecep berharap lulusan Sasar Desa nantinya bisa mengabdi dan membantu di pemerintahan desa sesuai keilmuannya.
4. Non-Fisik Lainnya: Mitigasi Bencana
Karena Desa Cimulang sering dilanda banjir, Bankeu non-fisik juga akan digunakan untuk pelatihan mitigasi bencana bagi seluruh lembaga desa, mulai dari penanganan banjir, gempa, puting beliung, longsor, hingga penanganan satwa liar seperti ular agar tidak ada kepanikan di masyarakat.
“Preventif atau pencegahan yang lebih utama di awal,” tambahnya.
Di akhir, Kades Cimulang menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Jaro Ade.
“Saya ucapkan terima kasih banyak, apresiasi luar biasa buat Bapak Rudy Susmanto dan Bapak Wakil Bupati Jaro Ade. Mudah-mudahan beliau tetap sehat, tetap berkah. Program ini sangat membantu dan bisa mendongkrak ekonomi masyarakat serta peningkatan IPM desa. Mudah-mudahan program ini tetap berkelanjutan,” tutupnya.(Nia)

Leave a Reply