Kabarindonesianews – SMA Negeri 7 Kota Bogor menggelar peringatan _Hari Maulid Nabi Muhammad SAW_ pada Jumat, 4 September 2026 di Auditorium sekolah. Kegiatan ini menjadi momentum membina bakat siswa dalam berdakwah sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Hal tersebut disampaikan oleh Ahmad Nur Hakim, S.Pd, Guru Pendidikan Agama Islam sekaligus Pembina SKI Al-Rizman SMAN 7 Bogor.
“Alhamdulillah pada kesempatan hari ini, di tanggal 4 September, bulan Rabiul Awal, kita menyelenggarakan kegiatan peringatan dilahirkan dan dimuliakannya Rasulullah SAW,” ujar Hakim.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan tahun ini tidak mengundang ustaz dari luar. Seluruh rangkaian acara diisi penuh oleh siswa-siswi SMAN 7 Bogor.
“Tujuan kami memupuk dan membina talent anak dalam menyampaikan risalah ajaran Baginda Nabi Muhammad SAW walaupun hanya satu ayat,” jelas Kodir Sukarya, S.Pd, Waka Humas SMAN 7 Bogor.
Rangkaian acara dimulai dengan kultur Ahlus Sunnah Wal Jamaah: zikir tahlil, pembacaan Kitab Barzanji dan Syaraful Anam, hingga Mahalul Qiyam. Dilanjutkan inti acara berupa:
1. Tawasul
2. Pembacaan Rawi & Hadroh- Tim hadroh campuran kelas 10 dan 11
3. Penceramah Siswa – Dibawakan dalam 2 bahasa, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
4. Storytelling & Teatrikal Kelahiran Nabi – Ditampilkan siswa kelas 10
“Kita sudah beberapa tahun menampilkan potensi dari dalam. Alhamdulillah terlihat luar biasa kemampuan public speaking anak-anak, walaupun masih kelas 10,” tambah Hakim.
Peringatan ini juga jadi ajang penjaringan bibit. Ke depan, SMAN 7 Bogor menargetkan mengikuti Pentas PAI tingkat Kota Bogor dan program Tasmi kerja sama dengan Kementerian Agama. Siswa tahfiz 5-10 juz akan dites dan diberi sertifikat.
Acara sengaja digelar di hari Jumat karena “Sayyidul Ayyam”. Setelah kegiatan ditutup, dilanjutkan Sholat Jumat bersama sekitar 600-650 siswa laki-laki kelas 10-12 di auditorium yang sama, dilanjut santap MBG.
“Harapannya anak-anak lebih mencintai dan menghargai jasa para ulama sebagai penerus ajaran yang disampaikan Nabi Muhammad SAW, yaitu ajaran Al-Islam,” pungkas Kodir Sukarya.
Dr. Ismartaya, MM selaku PLT Kepala SMAN 7 Kota Bogor dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar seremonial.
“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial. Itu adalah momentum bagi kita untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, sebagaimana firman Allah: _Sesungguhnya telah ada pada Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu_ – QS. Al-Ahzab ayat 21,” ujarnya.
Beliau juga mengapresiasi panitia dan berharap SMAN 7 mencetak generasi yang pintar secara akademik sekaligus berakhlak sesuai nilai Pancawaluya.
“Jadilah pelajar yang benar, jujur, dan amanah. Jadilah pelajar yang bagus, santun kepada guru, sayang kepada teman, dan peduli terhadap lingkungan,” pesan Dr. Ismartaya.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan peringatan Maulid di SMAN 7 Bogor berlangsung lancar.(Nia)
Leave a Reply