SMAN 4 Kota Bogor Rayakan HUT RI ke-81 dengan 8 Lomba & 27 Stand Makanan Tradisional Nusantara

KabarIndonesiaNews– SMA Negeri 4 Kota Bogor memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan rangkaian kegiatan “Misi Kemerdekaan”. Puncaknya diisi lomba dan bazar makanan tradisional dari 27 provinsi, Selasa (18/8/2026).

Wakil Kepala Humas SMAN 4 Kota Bogor, Siti Chalimah, M.Pd.I., menjelaskan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus kreativitas siswa.

” Hari ini kami di SMA 4 telah sedang melaksanakan kegiatan memperingati 81 tahun Indonesia merdeka. Anak-anak mengadakan perlombaan. Yang pertama ada LKBB, Lomba Ketangkasan Baris Berbaris, kemudian ada mantra, makanan tradisional. Kemudian ada juga lomba hiburan seperti lomba kelereng di sendok, joget balon, lomba sarung. Kurang lebih ada 8 mata lomba, sesuai dengan bulan kita, Agustusan, bulan 8,” ujar Siti.

Daya tarik utama tahun ini adalah bazar “Mantra” – Makanan Tradisional. Setiap kelas wajib menampilkan kuliner khas daerah.

“Untuk stand mantra makanan tradisional itu ada 27 stand, dari 27 provinsi. Mereka di-spin dapat dari provinsi mana, maka mereka membuat. Ada yang satu macam, ada yang dua, sampai ada 4 macam. Ada makanan beratnya, ada snack-nya, ada minumannya, termasuk lauk-lauk tradisional,” jelas Siti.

Semua menu merupakan kreasi siswa. Contohnya kelas yang mendapat Bali membuat Es Kuwut dan Sate Lilit. Kelas yang mendapat Sumatera Utara membuat Ikan Arsik, minuman markisa campur terong Belanda, hingga kue-kue tradisional dan lepet.

“Itu kreativitas anak-anak sendiri. Ada yang dananya dari dana usaha jualan-jualan, ada yang dibantu uang kas. Tapi selama kami tidak menargetkan atau mengharuskan biayanya, mereka masing-masing yang menyiapkan,” tambahnya.

Menurut Siti, memaknai kemerdekaan di sekolah dimulai dari hal sederhana: upacara dan disiplin.

“Yang jelas, pada saat tanggal 17 Agustus, kita upacara sama anak-anak. Itu untuk membuktikan betapa kita sangat mencintai bangsa dan negara ini, dan berupaya memaknainya dengan belajar dengan sungguh-sungguh. Mencintai bangsa dan negara, minimal hadir ketika upacara 17-an. Terus sekarang mereka pun disiplin mengikuti perlombaan-perlombaan. Tidak pulang sebelum waktunya. Semuanya antusias, sampai baju daerah pun mereka tidak merasa keberatan,” tuturnya.

Berbarengan dengan HUT RI, SMAN 4 juga mengusung program lingkungan. Sekolah baru saja diresmikan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri dan Sekolah Siaga Kependudukan.

“Kami ingin merdeka dari sampah. Nah, anak-anak tadi, sebelum kita mulai, mereka semua operasi semut dulu, ngambilin sampah yang ada di sekitar sekolah. Semuanya serentak. Kalau sampah organik seperti daun-daun, mereka kumpulkan. Itu memang kami buat kompos, karena memang kita ada alat pengolahannya untuk pupuk kompos,” ungkap Siti.

Prestasi lain, SMAN 4 juga menerima penghargaan dari Kwarcab Kota Bogor sebagai Gugus Depan Tergiat Penegak yang diberikan Wali Kota Bogor dalam rangka Hari Pramuka ke-65 tahun 2026.

Siti berharap lulusan SMAN 4 bisa menjadi generasi yang berkarakter dan berkontribusi untuk bangsa.

“Harapannya ke depan, siswa-siswi SMA Negeri 4 Bogor bisa menjadi warga negara yang baik, yang berakhlakul karimah, yang bisa mewarnai peradaban di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Kegiatan Misi Kemerdekaan di SMAN 4 Kota Bogor ditutup dengan meriah, penuh warna-warni baju daerah, dan semangat kebersamaan.(Nia)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*