Semarak HUT RI ke-81, SMAN 9 Kota Bogor Gelar Lomba, Bagi Bendera Gratis & Tanamkan Nilai Kebangsaan

Kabarindonesianews – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81 di SMA Negeri 9 Kota Bogor berlangsung meriah. Beragam lomba, aksi sosial pembagian bendera, hingga pesan kebangsaan menjadi rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh warga sekolah, Selasa (18/8/2026).

Kepala SMAN 9 Kota Bogor, Rini ListariS.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan ini sengaja dikemas untuk menghadirkan suasana 17 Agustusan yang penuh semangat.

“Ini kita ada beberapa lomba, ada lomba guru-guru ya, terutama untuk memeriahkan. Ada 4 lomba. Kalau untuk siswa sendiri ada cerdas cermat, ada juga joget balon, ada juga joget kursi. Ya intinya beberapa kegiatan itu dikemas supaya memeriahkan. Anak-anak juga merasakan bagaimana suasana 17 Agustusan di SMA 9,” ujar Rini.

Nuansa merah putih mendominasi. Siswa dan guru kompak mengenakan atribut kebangsaan, menambah semarak acara.

Sebelum puncak acara, SMAN 9 juga melakukan kegiatan sosial. Pada 14 Agustus 2026, siswa perwakilan bersama wali kelas membagikan bendera kepada warga di sekitar sekolah yang belum memasang.

“Kita membagikan bendera ke warga maupun ke sekitarnya, ke jalan. Ada siswa perwakilan dengan wali kelas membagikan ke sekeliling rumah-rumah di SMA Negeri 9 untuk warga yang belum memiliki bendera, sehingga mereka bisa memasang. Dengan penuh kasih, mereka membagikan bendera untuk dikibarkan,” jelasnya.

Selain itu, Kepala Sekolah bersama Wakasek, guru, dan pengurus OSIS turun langsung ke jalan raya membagikan bendera kecil untuk kendaraan.

“Kami berada di jalan raya untuk membagikan bendera-bendera kecil untuk dipasang di kendaraan bermotor. Yang mayoritas dibagikan saat itu yaitu untuk ojol, ojek online, dan juga angkot. Itu mereka antusias menerimanya,” tambah Rini.

Pada 17 Agustus pagi, sebagian guru, staf kesiswaan, dan siswa menghadiri upacara di Lapangan Sempur. Sementara di sekolah tetap digelar upacara, dilanjutkan dengan perlombaan pada hari ini.

Menurut Rini, peringatan kemerdekaan bukan hanya seremonial. Di dunia pendidikan, kemerdekaan harus diisi dengan karya nyata.

“Memang bukan seremonial saja. Kita merayakannya karena kita tidak perlu memegang bambu runcing lagi agar bendera kita berkibar untuk Indonesia merdeka. Tapi kita harus mengisinya, terutama dengan hal-hal positif. Karena kita berada di dunia pendidikan, terutama di SMA 9, mengisi hal positif itu untuk menambah prestasi-prestasi yang ada di SMA 9. Dan juga menjaga, menumbuhkan rasa cinta tanah air. Dan juga dengan sesama teman itu rukun. Tidak ada pertengkaran, tidak ada permusuhan,” tegasnya.

Sementara Muhammad Ayyash Al Baihaqi ketua Panitia siswa SMAN 9 Kota Bogor menyampaikan Sebanyak 4 lomba digelar untuk siswa dan guru, yaitu:  cerdas cermat, estafet terigu, lomba corong air, dan lomba khusus guru.

“Lomba-lomba ini juga untuk mempersatukan. Mereka saling berusaha kelasnya menang, kelasnya juara, tetapi tetap menjaga bahwa pertandingan itu adalah untuk mempererat. Mereka harus kerja sama karena kekompakan yang diwajibkan di sini,” ungkapnya.

Menutup kegiatan, Rini berpesan 3 hal kepada siswa dalam mengisi kemerdekaan:
1. Rajin belajar dan menjaga nama baik SMA 9 Kota Bogor
2. Rukun dengan teman, hormat kepada orang tua dan guru
3. Cinta tanah air. “Bahwa Indonesia merdeka itu tidak mudah. Bertaruh nyawa, darah di situ”

Ayyash menambahkan makna merdeka versi generasi muda Merdeka menurut saya, kita bisa bebas berekspresi tanpa adanya kekangan dari dunia luar. Jadi kita bisa bebas.

Puncak acara HUT RI ke-81 di SMAN 9 Kota Bogor ditutup dengan penuh suka cita, kebersamaan, dan semangat gotong royong.(Nia)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*