Pemdes Parakan Gelar Musyawarah Realisasi APBDes Semester I dan Bentuk Panitia Pemilihan BPD

KabarIndonesiaNews – Pemerintah Desa Parakan menggelar Musyawarah Desa (Musdes) terkait penyampaian laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Semester I Tahun Anggaran 2026 yang dirangkaikan dengan pembentukan Panitia Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kegiatan berlangsung dengan dihadiri unsur pemerintah desa, BPD, para Ketua RW, perwakilan Ketua RT, Tim Penggerak PKK, serta tokoh masyarakat.

Kepala Desa Parakan menjelaskan bahwa realisasi APBDes Semester I telah berjalan sesuai dengan rencana. Berbagai program pembangunan maupun kegiatan pemberdayaan masyarakat telah direalisasikan, termasuk penyaluran hak-hak masyarakat dan insentif bagi pihak yang berhak menerimanya.

“Alhamdulillah, realisasi APBDes Semester I telah terlaksana dengan baik. Program pembangunan, penggunaan Dana Desa, serta berbagai kegiatan lainnya sudah direalisasikan sesuai perencanaan,” ujarnya.

Di bidang pembangunan fisik, Pemerintah Desa telah menyelesaikan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di wilayah RW 01. Pekerjaan tersebut juga telah melalui proses monitoring dan evaluasi (monev) oleh pihak kecamatan.

Sementara itu, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa juga telah direalisasikan selama enam bulan kepada para penerima manfaat sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kesempatan yang sama, Musdes juga menetapkan Panitia Pemilihan BPD periode berikutnya. Pembentukan panitia dilakukan berdasarkan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan pemerintah. Seluruh tahapan pembentukan panitia berjalan lancar dan telah menghasilkan susunan kepanitiaan yang siap melaksanakan proses pemilihan BPD.

Menanggapi jumlah peserta yang hadir, Kepala Desa menjelaskan bahwa undangan memang dibatasi. Seluruh Ketua RW diundang, sementara Ketua RT hanya diwakili oleh beberapa perwakilan. Selain itu, unsur perempuan diwakili oleh Ketua TP PKK beserta anggotanya, sehingga musyawarah tetap memenuhi unsur keterwakilan masyarakat.

Terkait Program Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa (Samisade), Kepala Desa mengakui adanya keterlambatan pencairan akibat beberapa kali perubahan regulasi. Meski demikian, Pemerintah Desa terus menyesuaikan administrasi sesuai aturan yang berlaku dan berharap dana tersebut segera dapat dicairkan.

“Program Samisade sangat dibutuhkan karena menjadi sumber anggaran untuk mendukung sejumlah pembangunan yang telah direncanakan pemerintah desa,” jelasnya.

Di akhir kegiatan, Kepala Desa berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus mendukung program pembangunan desa.

“Kami berharap pemerintah desa, BPD, RT, RW, serta seluruh masyarakat dapat terus bersinergi membangun Desa Parakan agar semakin maju. Pemerintah desa tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh masyarakat,” pungkasnya.(Jhon)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*