Kabarindonesianews | Bogor — Rabu, 27 Mei 2026 Pelaksanaan ibadah kurban di Masjid Al-Muslimun berlangsung meriah dan penuh antusiasme warga. Tahun ini, jumlah hewan kurban mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya meski kondisi ekonomi sempat diprediksi memengaruhi jumlah pengurban.
Ketua Panitia Kurban, Bitara Nasution mengatakan, pada Idul Adha tahun ini panitia menerima sebanyak 22 ekor sapi dan 49 ekor domba dari para jamaah serta warga sekitar.
“Awalnya kami memprediksi jumlah kurban akan menurun karena kondisi ekonomi. Namun ternyata antusias masyarakat sangat luar biasa. Tahun lalu kami menerima 19 ekor sapi, sekarang meningkat menjadi 22 ekor,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jumlah hewan kurban khususnya domba sebenarnya masih berpotensi bertambah. Namun panitia terpaksa melakukan pembatasan demi menjaga efektivitas waktu dan kualitas pelaksanaan penyembelihan.
“Kalau tidak dibatasi mungkin jumlahnya bisa lebih banyak lagi. Tapi kami juga mempertimbangkan waktu dan tenaga panitia agar proses penyembelihan tetap berjalan maksimal dan tidak sampai larut malam,” jelasnya.
Bitara menambahkan, panitia awalnya menargetkan maksimal 50 ekor domba. Namun karena tingginya antusias warga dan jamaah yang ingin berkurban di Masjid Al-Muslimun, jumlah akhirnya mencapai 49 ekor.
Dalam proses penyembelihan, panitia melibatkan tenaga jagal profesional yang memang berpengalaman di bidang pemotongan hewan kurban.
“Tenaga jagal yang kami gunakan merupakan tenaga profesional yang memang ahli di bidangnya,” katanya.
Sementara itu, untuk memastikan kesehatan hewan dan kualitas daging kurban, panitia juga bekerja sama dengan tim medis dari Institut Pertanian Bogor yang terdiri dari mahasiswa dan tenaga pendamping kesehatan hewan.
Untuk pendistribusian, panitia berhasil menyiapkan sekitar 2.500 paket daging kurban. Setiap paket dibagikan dengan berat sekitar satu kilogram untuk masyarakat umum, sementara para pengurban mendapatkan jatah sekitar lima kilogram.
Distribusi dilakukan menggunakan sistem tiga ring wilayah agar seluruh masyarakat di sekitar masjid dapat menerima manfaat kurban secara merata. Data penerima juga mengacu pada database keluarga binaan serta rekomendasi dari ketua RT setempat agar bantuan tepat sasaran.
“Harapan kami mudah-mudahan para pengurban tetap mempercayakan kurbannya di Masjid Al-Muslimun pada tahun-tahun berikutnya. Insya Allah kami akan terus memperbaiki pelayanan dan pelaksanaan setiap tahunnya,” pungkas Bitara.
Humas Masjid Al-Muslimun, Dedy menambahkan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lancar berkat kekompakan panitia, dukungan warga, serta bantuan pemeriksaan kesehatan hewan dari tim IPB.(Nia)
Leave a Reply