Kabarindonesianews -Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) Margonda, Depok menggelar kegiatan bertajuk “Citra Budaya: Cinta Tradisi dan Budaya Melalui Permainan Tradisional” sebagai upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal yang di laksanakan di Sekolah Bina Sejahtera jalan ledeng Sindangsari Bogor Tengah, Jum’at, 17 April 2026.
Mochamad Abduh S.Kom Kepala SMP Bina Sejahtera mengatakan kegiatan ini sangat bagus sekali karena tidak semua anak pernah melakukan permainan tersebut , zaman sekarang anak lebih condong ke permainan modern yang ada di gadget , kegiatan sosialisasi ini sangat bagus bisa diterapkan dilingkungan warga dan sewaktu-waktu diadakan juga rutin pada kegiatan bersama di sekolah.
“Terima kasih kepada mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) Margonda, Depok melaksanakan kegiatan pengenalan permainan tradisional di SMP Bina Sejahtera, semoga bermanfaat dan sukses selalu,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan dan permainan, tetapi juga belajar nilai-nilai kebersamaan, spotivitas, dan kreativitas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang difokuskan pada edukasi dan praktik langsung permainan tradisional di kalangan siswa.
Ketua panitia kegiatan, Sava Nanda, menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan pemberian materi mengenai sejarah serta tata cara permainan tradisional, sebelum akhirnya peserta diajak untuk terlibat langsung.
“Awalnya kami memberikan edukasi terkait sejarah dan cara bermain. Setelah itu, siswa langsung praktik memainkan permainan tradisional,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, panitia memperkenalkan sekaligus melombakan lima jenis permainan tradisional, yakni galasin, engklek, bekel, ular-ularan, dan lompat tali. Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta, imbuhnya.
“Antusias siswa sangat tinggi. Mereka terlihat semangat mengikuti perlombaan. Bahkan ada masukan dari peserta yang kami jadikan sebagai bahan evaluasi agar ke depan kegiatan bisa lebih baik,” tambahnya
Kegiatan ini merupakan pelaksanaan perdana dan diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang sebagai bentuk nyata pelestarian budaya bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, panitia juga mengajak para siswa untuk mulai melestarikan budaya dari hal sederhana di lingkungan sekitar.
“Kita bisa mulai dari hal kecil, seperti bermain engklek atau lompat tali bersama teman. Hal sederhana itu sudah menjadi langkah untuk menjaga budaya agar tetap hidup dan bisa diwariskan ke generasi berikutnya,” tuturnya.
Terima kasih kepada pihak Sekolah Bina Sejahtera Bogor yang bersedia menerima kami untuk mengenalkan permainan tradisional kepada siswa serta terima kasih juga kepada pihak yang terlibat dalam kegiatan ini
“Harapan kami, permainan tradisional jangan sampai hilang, karena itu bagian dari warisan budaya dan masa kecil yang harus terus dijaga,” pungkasnya.(Jhon)
Leave a Reply