KabarIndonesiaNews – Bogor
Sebanyak 1.200 siswa dari 36 Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta mengikuti ajang perlombaan tingkat Kecamatan Dramaga yang dipusatkan di SDN Purwasari 1, Desa Purwasari, Kabupaten Bogor.Kamis 16 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini merupakan program rutin pendidikan yang terintegrasi dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan, pencarian bakat, serta peningkatan pengalaman siswa sejak dini.
Ketua Panitia, Suharto, menegaskan bahwa seluruh cabang lomba tetap dilaksanakan di tingkat kecamatan, meskipun tidak semuanya berlanjut ke tingkat kabupaten.
“Ini bagian dari pembinaan. Kami ingin anak-anak memiliki pengalaman dan ruang untuk menunjukkan potensi mereka, walaupun tidak semua lomba dilanjutkan ke tingkat kabupaten,” ujarnya.
Beragam cabang lomba dipertandingkan, meliputi bidang keagamaan, olahraga, seni, serta bahasa dan sastra. Pada bidang keagamaan (PENTAS PAI), lomba meliputi MTQ, adzan, kaligrafi, pildacil, dan MHQ. Sementara pada bidang olahraga (O2SN dan OLTRAD), dipertandingkan hadangan, enggrang, sumpitan, dagongan, terompah, pencak silat, senam gymnastik, bulu tangkis, atletik, karate, hingga renang.
Di bidang bahasa dan sastra (FTBI), peserta mengikuti lomba menulis aksara Sunda, biantara, maca sajak, ngadongeng, pupuh, carpon, serta borangan. Sedangkan pada bidang seni (FLS3N), digelar lomba kriya anyam, menyanyi solo, tari kreasi, dan pantomim.
Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada hari Senin dan dihadiri unsur pendidikan kecamatan, perwakilan DPR, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga hari terakhir yang ditutup dengan pembagian penghargaan bagi para juara.
Para pemenang juara 1, 2, dan 3 mendapatkan sertifikat dan piala. Khusus juara pertama akan mendapatkan pembinaan lanjutan untuk dipersiapkan mengikuti perlombaan di tingkat kabupaten.
“Selain pengalaman dan prestasi, sertifikat ini juga bisa dimanfaatkan untuk jalur prestasi saat melanjutkan ke jenjang SMP,” tambah Suharto.
Panitia berharap adanya perhatian khusus bagi para juara, terutama juara pertama, agar dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke SMP negeri melalui jalur prestasi.
Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi berbagai pihak, di antaranya PGRI, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), KKG Olahraga, serta unsur Pendidikan Agama Islam (PAI).
Ajang ini diharapkan terus menjadi agenda tahunan dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Jemi Kurniawan
Leave a Reply