Kabarindonesianews-Dapur Sistem Pemenuhan Pangan Gizi (SPPG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Yayasan Anugrah Berkah Abadi Hasanah (ABAH) resmi diresmikan pada Jumat, 30 Januari 2026. Peresmian berlangsung di area Kantor One Spirit Asia, Jalan Lingkar Dramaga, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.
Kegiatan peresmian berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri Camat Dramaga Atep S. Sumaryo, S.H., M.M., Kepala Desa Dramaga Yayat Supriyatna, unsur Forkopimcam/Muspika yang terdiri dari Danramil dan Kapolsek, Ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, puluhan anak yatim, serta para tamu undangan.
Acara diawali dengan dzikir tahlil dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol resmi beroperasinya dapur SPPG–MBG ABAH. Momentum peresmian juga diisi dengan santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial yayasan.
Dalam sambutannya, Camat Dramaga Atep S. Sumaryo menyampaikan apresiasi atas hadirnya dapur SPPG yang dinilai sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak. Ia berharap dapur ini dikelola secara profesional serta dapat menjadi role model bagi dapur-dapur SPPG lainnya di Kecamatan Dramaga.
Pemilik Dapur SPPG–MBG ABAH, Muhamad Syukron Anugrah, menyampaikan bahwa dapur ini merupakan dapur keempat yang berada di bawah naungannya dan menjadi dapur kesembilan yang berdiri di Kecamatan Dramaga. Ia menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik dengan menyajikan makanan yang layak, sehat, dan bergizi.
“Insya Allah mulai hari Senin kami akan mulai mendistribusikan makanan ke beberapa sekolah. Dapur ini kami targetkan menjadi role model, baik dari sisi tata kelola, kualitas gizi, maupun pemberdayaan ekonomi lokal,” ujar Syukron.
Dalam mendukung program MBG, dapur SPPG–MBG ABAH memperoleh kuota sebanyak 2.500 porsi dari Badan Gizi Nasional (BGN). Namun pada tahap awal operasional, distribusi akan dimulai sebanyak 1.500 porsi. Sasaran penyaluran meliputi SMP dan SMK Bina Ikhwani serta SMP Negeri 2 Dramaga, sementara untuk SMP Negeri 1 Dramaga masih dalam tahap koordinasi dengan pihak kecamatan.
Sementara itu, Kepala Desa Dramaga Yayat Supriyatna menyampaikan tiga harapan strategis atas berdirinya dapur tersebut. Pertama, prioritas penyerapan tenaga kerja dari warga lokal Dramaga. Kedua, penguatan kerja sama dengan UMKM dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), khususnya Bumdes Darma Rahayu yang memiliki unit produksi tempe sebagai pemasok bahan baku. Ketiga, dengan kini berdirinya lima dapur SPPG–MBG di Desa Dramaga, diharapkan roda perekonomian masyarakat semakin bergerak.
“Kami berharap manfaat kehadiran dapur ini benar-benar dirasakan langsung oleh warga Dramaga,” tegasnya.
Syukron menambahkan, dari sekitar 800 pelamar yang mendaftar, terpilih 47 pegawai melalui proses seleksi yang ketat dan transparan, dengan sekitar 70 persen di antaranya merupakan warga Desa Dramaga. Ke depan, pihaknya juga akan memperluas kerja sama dengan Bumdes lain di Kecamatan Dramaga untuk pemenuhan kebutuhan bahan pangan seperti telur dan komoditas lainnya.
Dapur SPPG–MBG ABAH dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada Senin, 2 Februari 2026, setelah seluruh fasilitas dan sistem pendukung dinyatakan siap. Keberadaan dapur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal di Kecamatan Dramaga.
JK
Leave a Reply