ATV Menilai Perekrutan Program Destana di Desa Gunung Picung Tidak Transparan

Kabarindonesianews-Ali Taufan Vinaya (ATV) menyayangkan kegiatan peningkatan kapasitas dalam Program Desa Tanggap Bencana (Destana) yang dilakukan oleh Pemdes Desa Gunung Picung, karena dinilai tertutup dan tidak transparan. ATV menilai bahwa perekrutan relawan Destana dan peningkatan kapasitas seharusnya dilakukan secara terbuka dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

ATV menyatakan bahwa kegiatan tersebut hanya diikuti oleh orang-orang tertentu yang sudah memiliki jabatan di Pemerintah Desa Gunung Picung. Bahkan, salah satu peserta ada yang menjabat sampai 3 jabatan.

Hal ini dinilai tidak adil dan tidak sesuai dengan prinsip transparansi dan partisipasi masyarakat,seharusnya pj melakukan open recruitmen,membuka kran informasi tentang kegiatan desa dan pemdes mampu mengajak element masyarakat lainnya untuk ikut berpartisipasi serta bertanggung jawab dalam proses pembangunan desa,tapi justru malah sebaliknya.

Kegiatan yang menganggarkan dana sebesar 45 juta hanya di ikuti oleh kelompok tertentu saja,bagaimana desa bisa berkembang dan maju bila kran informasinya di sumbat.

Saya sangat menyesalkan sikap Pj Desa Gunung Picung terkait hal itu.
Saya akan mengirimkan surat kepada Bupati,Sekda,Kadis DPMPD juga Camat Pamijahan untuk meminta pergantian Pj dan segera melaksanakan PAW di Desa Gunung Picung.

Kenapa hal ini harus dilakukan,banyak PR yang harus di lakukan Kades PAW kedepannya.

ATV juga menyinggung hasil Rapat Kerja Komisi V DPRRI dengan Kementrian Desa tentang kawasan desa yang ada di lahan taman nasional. Desa Gunung Picung merupakan salah satu dari 7 desa di Kecamatan Pamijahan yang berada di kawasan hutan/taman nasional. ATV berharap bahwa Pj Desa Gunung Picung dapat lebih transparan dan melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan desa.(Jhon)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*