STP Trisakti Selenggarakan UNESCO SUMMER SCHOOL 2022 Kunjungi Kebun Raya Bogor

Kabarindonesianews-Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti dipercaya menjadi penyelenggara acara UNESCO SUMMER SCHOOL 2022 bersama dengan institusi riset USI UNESCO Chair Swiss dengan tema “IMAGINE – ICTs To Promote Sustainable Heritage Tourism In Indonesia” yang berlangsung pada tanggal 16 – 23 Agustus 2022, dengan mengunjungi destinasi wisata di 4 kota yaitu Jakarta, Bogor, Solo dan Yogyakarta.”

Kegiatan di hari pertama yang diikuti oleh 27 Peserta dimulai dengan kunjungan ke Kebun Raya Bogor. Dr. Puspita Ayu Permatasari, M.Rech selaku Koordinator kegiatan USS STP Trisakti dan iWareBatik di Università della Svizzera italia (USI), Swiss mengatakan UNESCO SUMMER SCHOOL 2022 bertujuan untuk melakukan penelitian dan pengajaran tentang bagaimana mendesain dan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi, untuk dapat digunakan secara efektif untuk mengembangkan, melestarikan, dan mempromosikan pariwisata berkelanjutan di Warisan Budaya Dunia dan Warisan Budaya Tak Benda, dengan ruang lingkupnya meliputi: e-Tourism, e-Learning, dan ICT4D (ICT for Development)

Sekolah Musim Panas UNESCO yang telah memasuki tahun ke-7 dimana pada tahun-tahun sebelumnya telah diselenggarakan di:
1. 2014, Lugano, Swiss
2. 2015, Milan (Italia), bekerjasama dengan Università di Milano Bicocca (Italia)
3. 2016, Armeno (Italia)
4. 2017, kota Hangzhou (Cina), bekerja sama dengan Universitas Zhejiang (Cina)
5. 2018, 3 kota di Finlandia, bekerja sama dengan University of Turku (Finlandia)
6. 2019, di Lugano dan Müstair (Swiss), di Warisan Dunia UNESCO

Pada hari pertama acara Sekolah Musim Panas (Summer School) UNESCO memperkenalkan Museum Zoologi Bogor dan Kebun Raya Bogor yang terletak di pusat kota dan bersebelahan dengan Istana Presiden kompleks Istana Bogor ini mencakup area seluas 87 hektar. Peserta Sekolah Musim Panas UNESCO dipandu oleh pihak Kebun Raya Bogor yang menjelaskan tentang Taman Astrid, Taman Bhinneka dan Taman Meksiko yang memuat banyak jenis kaktus di dalamnya.

Dikesempatan yang lain Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati berharap bahwa para peserta akan berbagi praktik terbaik dan menginspirasi lebih beragam kerjasama antara para peserta yang berasal dari Indonesia, USA, Swiss, Italia, Peru, Serbia dan Thailand untuk mengembangkan dan mempromosikan pariwisata berkelanjutan di Situs Cagar Budaya Dunia UNESCO melalui pemanfaatan teknologi komunikasi.

Para peserta juga mengikuti sesi kelas yang diberikan oleh Ade Kadarisman, PhD (c) Researcher of Sustainable Development Goals Center in Ciletuh, UNESCO, Geopark, Indonesia dan Dr. Hendro Wicaksono. Plt. Direktur Pengelolaan Koleksi Ilmiah Bada Riset Inovasi Nasional (BRIN).

Kegiatan ini juga mendapat sponsor dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Yayasan Trisakti, PT. Telkom Indonesia tbk dan Batik Gobang Jakarta.(Nia)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*