Kabarindonesianews-Bogor, Bulan Muharam menjadi momentum emas bagi umat Islam dalam meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, salah satunya menyantuni anak yatim, janda dan pemberian bantuan kepada karyawan GAR ( Marbot dan Security). Dalam momentum emas kali ini, Majlis Ta’lim Raudhatul Bannat Grande Asri Residence Desa Nanggerang Kec.Tajurhalang Kab.Bogor pada Minggu pagi (14/08) berbagi dan berdo’a bersama 11 orang anak Yatim.Santunaan anak yatim dan pemberian bantuan karyawan GAR ini biasa di adakan setiap tahun sebagai tradisi yang dilakukan warga seperti yang dilaksanakan saat ini.
Kegiatan yang dibawah koordinasi DKM Al Ikhlas ini benar-benar diikuti dengan antusias oleh warga Grande Asri Residence sendiri dan warga lingkungan sekitar perumahan.
Dalam sambutan pembuka Ketua Majlis Taqlim Melisa didampingi Ketua Panitia Santunan Rere menyampaikan dengan adanya kegiatan ini, sangat berterima kasih atas partisipasi dan dukungan seluruh warga Grande Asri Residence khususnya dan donatur lainnya. Ketua pelaksana mengungkapkan bahwa santunan kepada Anak Yatim tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari refleksi bagi Umat Muslim utamanya kaum millenial untuk saling berbagi antar sesama. Warga perumahan GAR turut menyaksikan santunan anak yatim di Masjid Al Ikhlas sebagai ukhuwah islamiyah dan tali silaturrahmi dalam masyarakat di lingkungan Perumahan GAR. Lebih lanjut Rere menjelaskan jumlah santunan yang disalurkan adalah untuk Anak yatim
250.000 x 11 = 2.750.000
Dan janda 250.000 x 10 = 2.500.000, karyawan GAR 4 x 250.000 = 1.000.000
Rere juga mengingatkan agar santunan ini dijalankan dengan semestinya sebagai niatan sesama mahluk sosial.
Dalam acara santunan juga disisipkan pembacaan doa oleh Uti serta pembacaan kalamul Qur’an oleh Adrian dan Noval. Sementara Perwakilan DKM Al Ikhlas Perumahan GAR, Candra menekankan pentingnya kepada warga yang hadir untuk dapat mamaknai momentum muharom ini untuk meningkatkan semangat untuk mengabdi kepada masyarakat bangsa dan negara sebagai refleksi keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.
“Kegiatan luar biasa ini tidak sebatas berhenti disini tetapi bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai mahluk sosial yang berahlaqul karimah, “ujarnya.
Santunan anak yatim ini bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai mahluk sosial yang berahlaqul karimah dan peduli terhadap sesama dan lingkngannya, harapnya.
Dengan Semangat Muharam menuntun Insan Sosial untuk beribadah serta menjadikan manusia yang beriman beradab dan bertaqwa Itulah tema yang diambil oleh Panitia Perumahan GAR.(Wawan)
Leave a Reply