Kabarindonesianews– Kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren Al-Falakiyah yang berlokasi di Jalan Pagentongan, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada Sabtu (5/9/2026) sore sekitar pukul 16.40 WIB. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas santri yang bermain api di dalam area pondok.
Menurut informasi yang dihimpun, kobaran api bermula ketika api mengenai selimut dan dengan cepat membesar akibat menyambar material bangunan yang didominasi atap kayu. Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan dari warga setempat.
Akibat peristiwa ini, puluhan santri dilaporkan mengalami luka ringan dan harus dilarikan ke beberapa rumah sakit terdekat. Tercatat sebanyak 32 korban dirawat di RS PMI Bogor, 4 korban di RS Ummi, dan 4 korban lainnya mendapatkan penanganan di RSUD Kota Bogor.
Salah satu korban selamat bernama Prabu menceritakan kepanikannya saat kejadian. Ia mengaku sempat berupaya memadamkan api secara mandiri sebelum petugas tiba di lokasi. “Saya sempat mencoba memadamkan api, sampai tangan saya terluka parah. Tapi api langsung membesar dan saya panik,” ujar Prabu kepada awak media.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, langsung turun ke lapangan untuk meninjau lokasi kejadian sebelum bertolak menuju RS PMI Bogor guna memastikan kondisi para korban. Dedie berharap seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang serius agar bisa segera pulih.
“Kami ingin memastikan penanganan para korban berjalan dengan baik. Berdasarkan laporan, mayoritas korban mengalami luka ringan. Kami berharap kondisi mereka semua baik-baik saja dan bisa segera pulang ke rumah masing-masing,” tutur Dedie saat memberikan keterangan di RS PMI Bogor.
Senada dengan Wali Kota, Direktur Medis RS PMI Bogor, dr. Firman, mengonfirmasi bahwa sebagian besar santri yang dibawa ke rumah sakitnya masuk dalam kategori luka ringan dan saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif dari tim medis. (Red)

Leave a Reply