MAN 1 Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Gerakan Aksi Bergizi dan Cek Kesehatan Gratis, Dihadiri Sekda

KabarIndonesiaNews – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bogor menjadi tuan rumah kegiatan Gerakan Aksi Bergizi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Kota Bogor, Radio  Elshinta , dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, dengan dukungan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Kantor Kementerian Agama Kota Bogor.

Humas MAN 1 Kota Bogor, Nining Yuningsih, mengatakan kegiatan diawali dengan senam bersama di lapangan yang diikuti para siswa. Setelah itu, peserta mengikuti sarapan bersama dengan menu Makan Bergizi Gratis (MBG), edukasi gizi dari Dinas Kesehatan Kota Bogor, serta minum Tablet Tambah Darah (TTD).

Dimeriahkan Penampilan Duta KPAID Kota Bogor Keiko Kyoko, siswi kelas IX SMP Negeri 1 Kota Bogor. Keiko bersama kakaknya merupakan duta Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor.

Keduanya aktif mengkampanyekan edukasi mengenai makanan sehat dan pencegahan stunting melalui musik.

Setelah penampilan, kegiatan dilanjutkan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh siswa kelas X MAN 1 Kota Bogor, mulai dari kelas X.1 hingga X.10. Pemeriksaan berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga menjelang waktu Dzuhur.

Pembukaan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, H. Denny Mulyadi, S.E., ditandai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama.

Turut hadir memberikan sambutan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Erna Nuraena, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor H. Mahmudi Affan Rangkuti, S.Pd.I., M.E.I. , serta Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Maroli Jenny Indarto.

Rangkaian acara ditutup dengan flash mob, komitmen bersama, dan foto bersama para duta MAN 1 Kota Bogor serta duta UKS MAN 1. Sekda Kota Bogor juga melakukan peninjauan langsung ke ruang pelaksanaan CKG.
Talk Show Bahas Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan.

Sesi berikutnya dilanjutkan dengan talk show pada pukul 08.30–09.30 WIB dengan tema “Peduli Kesehatan, Pentingnya Cek Kesehatan dan Deteksi Dini bagi Pelajar.”

Talk show menghadirkan tiga narasumber, yaitu:
dr. Siti Robiah Mubarokah, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kota Bogor;Yosef Berliana, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor;Maya Rosdiana, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 1 Kota Bogor.

Menurut Nining, kegiatan di lapangan diikuti sekitar 150 siswa kelas XI MAN 1 Kota Bogor, sementara pelaksanaan CKG secara khusus diperuntukkan bagi siswa kelas X.

“Hadir juga pejabat dari Pemerintah Kota Bogor, staf Kementerian Agama Kota Bogor, serta jajaran dinas terkait,” ujar Nining.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran para siswa mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, deteksi dini penyakit, serta penerapan pola hidup sehat dan bergizi.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, H. Denny Mulyadi, S.E., mengatakan Gerakan Aksi Bergizi dan Cek Kesehatan Gratis merupakan bagian dari program strategis pemerintah dalam memastikan kesehatan peserta didik sejak dini.
“Sasaran kita ada 701 sekolah dengan total 227.000 siswa. Ini baru sampai triwulan kedua, baru 28,9 persen. Tugas Kadinkes untuk terus mempercepat proses cek kesehatan gratis di masing-masing sekolah. Mudah-mudahan akhir tahun bisa mencapai optimal. Tahun kemarin 61 persen, tahun ini harus di atas 70 sampai 80 persen,” ujar Denny.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mendorong penerapan pola hidup sehat di kalangan pelajar.

“Ini PR kita bersama. Makanya ada Gerakan Aksi Bergizi, senam, olahraga, makan bergizi, minum Tablet Tambah Darah, dan edukasi. Mudah-mudahan bisa menekan angka-angka ini,” jelasnya.

Denny menambahkan, dalam pelaksanaan CKG, para siswa juga akan mendapatkan pemeriksaan kebugaran. Bagi siswa yang memiliki tingkat kebugaran rendah, nantinya akan mendapatkan pendampingan dan latihan dari guru olahraga untuk meningkatkan kebugaran serta performanya.

“Kalau kebugarannya rendah, nanti akan diberikan latihan oleh guru olahraga supaya bisa meningkatkan performa,” tambahnya.
Ia menegaskan, program CKG tidak hanya dilaksanakan di lingkungan sekolah, tetapi selanjutnya juga menyasar masyarakat secara lebih luas.

“Setelah ini di sekolah, nanti juga akan ada di luar, untuk masyarakat juga. Ini program setiap tahun,” pungkasnya.(Nia)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*