Dirgantara Marching Competition Wadah Kreativitas Generasi Muda, Memperebutkan Piala Bergilir Lanud Atang Sanjaya

Kabarindonesianews-Gelaran perdana Dirgantara Marching Competition sukses diadakan pada Sabtu (25/01/2025) di Stadion Elang Bondol, Komplek Lanud Atang Sendjaja Kabupaten Bogor.

Event ini menjadi ajang bergengsi yang memperebutkan Bergilir Lanud Atang Sanjaya diikuti oleh peserta dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat serta pesantren.

Beragam kategori diperlombakan, seperti Marching Show, Bass Battle, Drum Line Battle, dan Color Guard Contest, memberikan ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kreativitas dan sportivitas mereka.

Acara ini juga dihadiri oleh Komandan Lanud Atang Sendjaja (Ats) Kolonel Pnb A. Ferdinand Picaulima, staf Lanud Atang Sanjaya , Kepala SMK Penerbangan Angkasa I.B.Putu Purwa.D,.M.Han, Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Bogor, para dewan juri, dan peserta.

Komandan Lanud Atang Sendjaja (Ats) Kolonel Pnb A. Ferdinand Picaulima menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti event ini.

“Event ini adalah momen besar yang harus kita syukuri. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini, Semoga kegiatan ini membawa banyak manfaat bagi kita semua,” ujar Kolonel Pnb A. Ferdinant Picaulima.

Kolonel Pnb A. Ferdinant Picaulima, menilai bahwa Dirgantara Marching Competition memiliki potensi untuk berkembang ke tingkat nasional.

Sule Suhaedi, ST selaku Wakasek SMK Penerbangan Angkasa mengatakan kegiatan ini perdana dan semoga rutin dilaksanakan akan dipertahankan dan dikembangkan untuk menggali serta mengasah kreativitas para peserta di bidang seni Marching Band.

“Kompetisi ini bukan hanya sekadar ajang untuk mencari yang terbaik, tetapi juga menjadi wadah bagi para peserta untuk menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antar sekolah dari berbagai daerah,” ujar Sule.

Lebih lanjut, sule juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan disiplin dalam berorganisasi Marching Band. “Marching Band adalah perpaduan antara disiplin dan seni. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat tumbuh menjadi generasi muda yang kreatif, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan,” tambahnya.

Saat ditemui aris selaku panitia mengatakan acara yang baru pertama kali di selenggarakan ini di ikuti oleh 16 grup berasal dari luar kota dan jabotabek, serta penggemar seni dan budaya marching band.

Aris menambahkan ajang ini digelar untuk mendorong pengembangan seni marching band di Indonesia. Sekaligus memberikan wadah bagi para generasi muda untuk berkreasi dan mengasah kemampuan dalam bidang seni musik

“Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk menyalurkan kreativitas mereka saya optimis event ini bisa menjadi agenda rutin ke depannya,” ujar aris.(Nia)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*