Kasantri Indonesia Gagas Deklarasi Pesantren Ramah Perempuan dan Anak di Ponpes Al Ashriyyah Nurul Iman Bogor

Kabarindonesianews— Kasantri Indonesia menggagas Deklarasi Pesantren Ramah Perempuan dan Anak yang dilaksanakan di Masjid Tjoha, Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman, Parung, Bogor, Sabtu, 5 September 2026.

Dengan Kegiatan tersebut melibatkan dan mendapat dukungan dari:
Kasantri Indonesia • Komnas Perempuan RI • Bareskrim Mabes Polri • Kankemenag Kabupaten Bogor

Deklarasi ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mendorong terwujudnya lingkungan pesantren yang aman, ramah, inklusif, berkeadilan, serta memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Kasantri Indonesia Mesiyarti menyampaikan sambutan sekaligus menegaskan pentingnya membangun kesadaran bersama di lingkungan pesantren agar nilai-nilai pendidikan, pengasuhan, dan keagamaan berjalan seiring dengan komitmen terhadap perlindungan perempuan dan anak.

Ketua Umum Kasantri Indonesia Menambahkan, Pesantren harus menjadi ruang pendidikan yang aman, nyaman, dan memberikan rasa terlindungi bagi seluruh santri. Semangat menjaga marwah pesantren harus berjalan bersama dengan komitmen mencegah kekerasan dan memastikan perempuan serta anak mendapatkan perlindungan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Dalam Kegiatan Deklarasi ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam membangun sistem pencegahan dan perlindungan di lingkungan pesantren.

Kasantri Indonesia berharap deklarasi ini tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan untuk memperkuat edukasi, pencegahan kekerasan, perlindungan, serta terciptanya budaya pesantren yang semakin ramah bagi perempuan dan anak.

Kasantri Indonesia
Bersama membangun pesantren yang aman, berdaya, inklusif, dan bermartabat. Pesantren Aman, Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi.

Fauzy

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*