Kementerian Agama Kota Bogor Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Kasubbag TU Tekankan Semangat Berbagi dan Rasa Syukur

Kabarindonesianews | Bogor — Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bogor berlangsung penuh kebersamaan dan semangat berbagi. Dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, H. Ujang Supriyatna menyampaikan bahwa Kementerian Agama ingin benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

Menurutnya, momentum kurban bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi menjadi bentuk nyata kepedulian sosial kepada warga sekitar, pejalan kaki, hingga masyarakat yang membutuhkan.

“Kementerian Agama Kota Bogor ini memang berikhtiar maksimal agar Hari Raya Kurban itu terasa. Minimal masyarakat sekitar merasakan bahwa ada Kementerian Agama yang hadir di Kota Bogor, salah satunya melalui kegiatan berbagi,” ujar Ujang.

Dalam pelaksanaan kurban tahun ini, panitia menargetkan sekitar 130 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat. Distribusi diprioritaskan bagi warga sekitar, mustahik, hingga masyarakat yang melintas di area sekitar kantor.

“Utamanya memang masyarakat terdekat dulu, karena kurban itu juga bagaimana lingkungan sekitar ikut merasakan. Pejalan kaki juga ada beberapa yang menerima, termasuk mustahik yang datang,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Agama Kota Bogor menyembelih 1 ekor sapi dan 6 ekor kambing. Jumlah tersebut disebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya sebagai bentuk meningkatnya kepercayaan dan partisipasi berbagai pihak.

“Kenapa harus ada peningkatan? Karena trust atau kepercayaan itu penting. Ketika masyarakat mempercayai kita, maka kita harus mengelola amanah ini dengan transparan dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya rasa syukur dalam kehidupan. Menurutnya, banyak nikmat yang sering kali luput disadari masyarakat, terutama nikmat kesehatan dan kejernihan pikiran.

“Kadang kita hanya melihat hal-hal yang terlihat seperti rumah atau kendaraan. Padahal tubuh yang sehat, pikiran yang jernih, itu nikmat besar yang sering kurang kita syukuri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ujang menegaskan bahwa semangat berbagi tidak boleh berhenti hanya pada momentum Idul Adha dha semata, melainkan harus terus hidup dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang memberi jangan merasa hebat atau sombong, dan yang menerima juga jangan merasa rendah. Semua sama di hadapan Allah, yang dilihat adalah amal dan manfaatnya,” tuturnya.

Hewan kurban yang disembelih berasal dari partisipasi pegawai Kementerian Agama, para penitip hewan kurban, hingga dukungan sponsor dari sejumlah lembaga, termasuk perbankan BJB syariah dan BSI.

“Ada dari teman-teman Kementerian Agama, ada juga yang menitipkan kepada kami untuk diolah dengan baik. Sponsor juga ada, seperti bank BJB syariah, dan BSI. Semua kita satukan untuk berbagi bersama,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Ujang berharap Kementerian Agama Kota Bogor di bawah kepemimpinan baru dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjadi percontohan zona integritas.

“Kami berharap Kementerian Agama Kota Bogor bisa menjadi pilot project zona integritas, WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) Kata kuncinya adalah pelayanan, bekerja sesuai aturan, dan menjadikan pekerjaan sebagai ibadah serta amanah,” pungkasnya.(Nia)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*