Reses di Bogor Barat, Nasya Kharisa Lestari Serap Aspirasi Warga dan Soroti Perlindungan Anak

KabarIndonesianews | Bogor — Anggota DPRD Kota Bogor periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Gerindra, Nasya Kharisa Lestari menggelar kegiatan reses dalam rangka silaturahmi dan serap aspirasi masyarakat di Kantor Kecamatan Bogor Barat, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Bogor Barat, para lurah se-Kecamatan Bogor Barat, tokoh masyarakat, RT/RW, kader, hingga warga yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan di lingkungan masing-masing.

Dalam keterangannya, Nasya mengatakan kegiatan reses menjadi momentum penting untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mendengarkan langsung kebutuhan warga di wilayah Bogor Barat.

“Alhamdulillah hari ini saya mengadakan reses di Kecamatan Bogor Barat bersama masyarakat. Saya ingin lebih dekat dengan warga sehingga bisa menyerap aspirasi secara langsung dan masyarakat juga dapat menyampaikan berbagai keluhan yang ada di wilayahnya,” ujarnya.

Dalam dialog bersama warga, berbagai persoalan turut disampaikan. Mulai dari kebutuhan perbaikan fasilitas umum, kondisi kantor kelurahan, hingga persoalan sosial yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.

Nasya yang juga menjabat sebagai Ketua Pansus BPBD DPRD Kota Bogor serta terlibat dalam pembahasan Perda Perlindungan Anak di lingkungan pendidikan menyoroti maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak.

Menurutnya, DPRD Kota Bogor terus mendorong penguatan perlindungan hukum melalui perda agar masyarakat memahami bahwa kekerasan seksual terhadap anak merupakan tindak pidana yang harus ditangani secara serius.

“Kami DPRD hadir melalui perda-perda agar masyarakat mengetahui bahwa pelanggaran hukum terhadap kekerasan seksual, terutama terhadap anak, merupakan tindak pidana. Pemerintah bersama dinas terkait juga harus mendampingi para korban agar mendapatkan pemulihan yang efektif,” jelasnya.

Selain isu perlindungan anak, Nasya juga menyoroti kondisi sejumlah fasilitas pelayanan masyarakat yang dinilai masih perlu pembenahan. Salah satunya terkait Kantor Kelurahan Gunung Batu yang menurutnya akan kembali dirapihkan agar lebih layak dan nyaman digunakan untuk pelayanan masyarakat.

“Kelurahan merupakan tempat pengayoman masyarakat, sehingga harus layak dan nyaman. Fasilitas umum lainnya juga terus kami dorong untuk diperbaiki,” katanya.

Ia menegaskan, kegiatan reses bukan sekadar agenda formal DPRD, melainkan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang terjadi di wilayahnya.

“Dewan itu kepanjangan tangan masyarakat, artinya harus bisa menjadi penyambung lidah yang efektif. Apapun keluhan yang ada di wilayah akan kami dorong melalui anggaran dan koordinasi bersama pemerintah agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh dialog, sekaligus mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat di wilayah Bogor Barat.

Laporan : Jemi Kurniawan/Nia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*