Kwarnas Pramuka Kabolarasi PT MBI Tanam Perdana Pisang BJM Dan Edamame Di Buperta Cibubur

Kabarindonesianews,Jakarta – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Kwarnas) bekerja sama dengan PT Mandiri Banana Indonesia (MBI) melakukan penanaman perdana Pisang Barangan Jumbo Merah (BJM) dan kacang edamame di Kebun Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Jumat (13/02/2026).

Penanaman perdana dilakukan langsung oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso, bersama Direktur Utama PT MBI, Fachri Yulizar. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bachtiar, Kepala Buperta Cibubur Budy Sugandi, perwakilan Koperasi Kosgoro, Dewan Komisaris PT MBI, Kepala Desa Nanggerang Sukabumi, serta sejumlah tamu undangan.

Usai penanaman, Budi Waseso menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Kwarnas dan PT MBI dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

“Tujuan kerja sama ini untuk mewujudkan swasembada pangan sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pisang barangan dan kacang edamame ini akan kita kembangkan di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Ia menambahkan, sesuai arahan Menteri Pertanian, pengembangan komoditas tersebut akan melibatkan Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul dan mandiri di sektor pertanian.

Lahan 5 Hektare Jadi Kebun Percontohan Nasional

Lahan yang disiapkan di Buperta Cibubur untuk penanaman mencapai sekitar 5 hektare dan akan dijadikan kebun percontohan nasional.

Budi Waseso menjelaskan, dalam tiga bulan ke depan akan digelar Jambore HKTI dengan peserta sekitar 30 ribu orang, serta Jambore Nasional pada 13 Agustus 2026 yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia. Momentum tersebut akan menjadi ajang untuk memperlihatkan kebun percontohan ini.

Sementara itu, Fachri Yulizar menyampaikan bahwa penanaman perdana ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kwarnas dan PT MBI beberapa waktu lalu.

“Penanaman perdana ini kita mulai dengan membuat demplot pisang barangan dan kacang edamame untuk percontohan nasional,” ujarnya.

Dari total 5 hektare lahan yang disiapkan, tahap awal penanaman dilakukan di atas lahan seluas 1 hektare dengan 1.300 bibit pohon pisang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) PT MBI. Lahan tersebut juga ditumpangsarikan dengan kacang edamame yang telah disiapkan bedengannya.

“Perdana kita tanam 1.300 pohon pisang di lahan 1 hektare. Secara bertahap seluruh lahan 5 hektare akan kita tanami,” jelasnya.

Masa Tanam dan Pola Tumpangsari

Fachri menjelaskan, masa tanam hingga panen pisang barangan jumbo merah membutuhkan waktu sekitar 11 bulan. Selama masa tunggu panen pisang, lahan akan dimanfaatkan untuk penanaman kacang edamame.

“Dalam masa jeda panen pisang, kita manfaatkan untuk tanam edamame yang bisa dipanen dua kali. Jadi sambil menunggu panen pisang, edamame bisa panen dua kali,” ungkapnya.

Kolaborasi Petani Binaan dan Lokal

Pengelolaan lahan 5 hektare tersebut akan melibatkan kolaborasi antara petani binaan PT MBI dan petani lokal di kawasan Buperta Cibubur.

“Kita terjunkan petani binaan PT MBI bersama petani lokal agar hasilnya maksimal. Harapannya program ini mampu mendukung swasembada pangan sekaligus Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tandas Fachri.

Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan pertanian berbasis kolaborasi kelembagaan dan generasi muda melalui Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia.

Jemi Kurniawan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*