Kabarindonesianews-Bogor, 10 November 2025 ,Pemerintah Kecamatan Dramaga menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional ke-80 di halaman kantor kecamatan, Senin (10/11). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan, diikuti oleh jajaran Forkopimcam Dramaga, para kepala desa, UPT pendidikan, organisasi masyarakat, karang taruna, Pramuka, serta para pelajar.
Camat Dramaga Atep S. Sumaryo, S.H., M.M. dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan yang dihadiri lengkap oleh unsur pemerintahan dan masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan upacara peringatan Hari Pahlawan ke-80 ini dihadiri lengkap oleh Forkopimcam, para kepala desa, sekolah, ormas, dan masyarakat. Meskipun ada beberapa kepala desa berhalangan karena mendampingi penerimaan penghargaan di tingkat kabupaten, soliditas seluruh unsur di Kecamatan Dramaga patut dibanggakan,” ujar Atep.
Salah satu kepala desa yang berhalangan hadir, yakni Kepala Desa Dramaga, diketahui tengah mendampingi pengawas koperasi yang menerima penghargaan sebagai Insan Koperasi Terbaik Kabupaten Bogor dari Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Camat Dramaga juga memberikan apresiasi kepada para pelajar dan peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang telah mengharumkan nama Kecamatan Dramaga.
“Kita bangga, putra-putri terbaik dari Dramaga berhasil meraih juara satu MTQ tingkat Kabupaten Bogor, yang membuka peluang mengikuti tingkat provinsi. Tahun ini juga ada empat peserta lain yang meraih juara harapan. Ini peningkatan yang membanggakan,” jelasnya.
Selain MTQ, prestasi membanggakan juga datang dari atlet silat Kecamatan Dramaga. Enam atlet silat asal Dramaga berhasil menjadi juara nasional, bahkan beberapa di antaranya meraih gelar juara dua tahun berturut-turut.
“Besok kami akan beraudiensi dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor untuk melaporkan dan memberikan apresiasi kepada enam atlet silat juara nasional tersebut,” ungkap Camat Atep.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya semangat kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, setiap warga dapat menjadi pahlawan di bidangnya masing-masing dengan cara memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Kita mungkin tidak berjuang seperti para pahlawan dahulu, tetapi kita bisa menjadi pahlawan dengan cara bekerja, mengabdi, dan menjaga lingkungan. Misalnya melalui program Forkopimcam Jumsih Kadesa yang menggerakkan masyarakat untuk bergotong royong menjaga kebersihan, serta Apel Kadesa yang menumbuhkan semangat nasionalisme,” tuturnya.
Peringatan Hari Pahlawan di Dramaga diakhiri dengan doa bersama untuk para pahlawan bangsa, serta pesan moral untuk meneruskan perjuangan mereka melalui kerja nyata dan kolaborasi lintas sektor di wilayah kecamatan.
Laporan: Jemi Kurniawan
Leave a Reply