Respon Cepat Bupati Bogor Rudy Susmanto Terhadap Musibah Desa Sukamakmur

Kabarindonesianews-Peringatan Maulid Nabi berubah menjadi tragedi yang sangat pilu tatkala majlis taklim yang menjadi tempat acara tiba-tiba ambruk saat acara sedang berlangsung yang menyebabkan korban jiwa serta banyaknya korban luka- luka yang berlokasi di Majlis ta’lim Ashobiyyah kp Ciapus RT 05/04 Desa Sukamakmur Kecamatan Ciomas, Minggu 7 September 2025.

Dalam insiden tersebut di nyatakan korban meninggal dunia berjumlah 4 orang sedangkan yang luka-luka,baik itu luka ringan maupun luka berat berjumlah 84 orang dan semuanya sudah di larikan kerumah sakit-rumah sakit terdekat.

Adapun korban meninggal dunia bernama,Ningsih, Yati, Wulan, serta Irni yang berasal dari Desa Sukamakmur dan Desa Sukaluyu sebagian korban meninggal sudah di makamkan.

Mendengar insiden tersebut Bupati Bogor Rudi Susmanto langsung menginstruksikan pihak-pihak terkait untuk mendatangi TKP untuk membantu mengevakuasi korban mulai dari BPBD, Damkar, Tim SAR, Tenaga Medis serta TNI dan polri semuanya di kerahkan guna mempercepat jalannya evakuasi.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dengan sigap menyampaikan ungkapan belasungkawa terdalam kepada keluarga korban. “Kehilangan ini adalah duka bagi kita semua. Saya berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Tim gabungan dari berbagai instansi segera dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan pertama kepada para korban. Seluruh korban luka-luka telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor untuk mendapatkan perawatan medis yang intensif

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat dalam memberikan respons terhadap musibah ini. Bupati Rudy Susmanto menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh kebutuhan korban dan keluarga terdampak terpenuhi. “Kami akan terus mendampingi mereka, memberikan dukungan moril dan materiil yang diperlukan,” tegasnya.

Penyebab pasti ambruknya bangunan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap kondisi bangunan, terutama yang digunakan untuk kegiatan publik.

Musibah ini tidak hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga trauma mendalam bagi masyarakat setempat. Diharapkan, dengan dukungan dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, para korban dan keluarga yang terdampak dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan.

Pemkab Bogor terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memberikan bantuan yang optimal dan memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
(Jhon)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*