Kabarindonesianews-Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti pada tahun 2022 mendapatkan hibah insentif Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Terintegrasi dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Berbasis Kinerja Indikator Kinerja Utama bagi Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2022, Kemendiktiristek Republik Indonesia.

Program Insentif PKM yang dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti di Desa Wisata Cikolelet ini dilakukan pada bulan November-Desember 2022 dalam tiga tahapan, dimana tahapan persiapan dan pembuatan proposal dilakukan pada bulan November 2022. Sedangkan tahapan pelaksanaan tahap dilakukan pada tanggal 5-6 Desember 2022 merupakan pengenalan program dan materi yang dilakukan untuk sesi teori.
Tahap II merupakan praktik langsung dengan kedatangan wisatawan domestik yang membeli paket wisata Desa Wisata Cikolelet, sehingga menciptakan sebuah fenomena host & guest yang saling memberikan interaksi baik afektif, kognitif, dan psikomotorik dilakukan pada tanggal 12-13 Desember 2022. Kemudian pada tahap III dilakukan pengenalan proses bisnis (termasuk pemasaran dan tata kelola lembaga desa wisata), dan kinerja SDM yang terlibat dalam pengembangan paket wisata Desa Wisata Cikolelet yang dilakukan pada tanggal 16-19 Desember 2022. Kegiatan PKM di Desa Wisata Cikolelet dilengkapi dengan kegiatan Monitoring dan Evaluasi pada tanggal 19 Desember 2022.

Terdapat kolaborasi antara dosen pengusul (Dr. Himawan Brahmantyo, MM., Dr. Linda Desafitri R.B, MM, Arief F. Rachman, SST Par, MT., Vienna A. Sembiring, M.Si.Par.) dengan mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti yang tergabung dalam skema Mahasiswa Belajar dan Kampus Mengajar (Dewi Sri Susanti, Fasina Anjali, Dedek Ramni Rainang, Agung Rasminto, dan Tarisa Dorsalinda), serta narasumber yang memberikan materi teori dan praktik tentang pengelolaan homestay (Chatibul Umam). pengelolaan kedai kopi (Are Banyubiru), pengelolaan pertunjukan seni dan budaya (H. Beni Kusnandar), dan pengelolaan produk wisata experiential leaming (Wawan Kurniawan), dan dilibatkan juga komponen masyarakat setempat (Pokdarwis, Barista dan Kelompok PKK) yang berkolaborasi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di Desa Wisata Cikolelet, baik itu dalam sesi teori maupun dalam sesi praktik role play.

Luaran (output) kegiatan Insentif PKM Tahun 2022 ini adalah bertambahnya skill, knowledge, dan attitude sumber daya manusia Desa Wisata Cikolelet dalam pengelolaan pengelolaan homestay, pengelolaan penyajian makanan dan minuman, termasuk kedai kopi, pengelolaan pertunjukan seni dan Budaya, dan pengelolaan produk wisata berbasis experiential leaming. Sedangkan hasil (outcome) dari kegiatan ini adalah adanya inovasi dan pengembangan produk wisata yang dikelola oleh Pokdarwis sehingga diharapkan dapat meningkatkan tingkat kunjungan paket wisata di Desa Wisata Cikolelet.(Nia/Humas Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti)
Leave a Reply