Implementasi Kurikulum Merdeka Madrasah Tuntut Guru Kreatif Dan Inovatif

Kabarindonesianews-Implementasi kurikulum merdeka yang mulai diterapkan di berbagai satuan pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi menuntut tenaga pendidik untuk semakin kreatif dan inovatif.

Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kemenag Kota Bogor, Dede Supriatna mengatakan, Kurikulum Merdeka merupakan kelanjutan dari Kurikulum 13 yang telah terlebih dahulu diterapkan sebelumnya. Oleh karena itu satuan pendidikan dan tenaga pendidik seharusnya sudah siap dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar tersebut.

“Perubahan merupakan sebuah keniscayan, orang yang tidak bisa mengikuti perubahan maka akan tertinggal. Oleh karenanya tenaga pendidik harus mempelajari, memahami dan siap melaksanakan Kurikulum Merdeka,” ungkapnya.

Dede menyampaikan, tenaga pendidik juga harus bisa menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membosankan serta mengarahkan siswa lebih aktif dan memiliki motivasi yang tinggi dalam belajar, karena guru memiliki tanggungjawab membentuk karakter anak didik agar memiliki akhlak yang baik demi kemajuan anak bangsa.

Dede menegaskan agar madrasah untuk terus meraih prestasi sesuai dengan moto Madarsah Berprestasi. Gali semua potensi yang ada, jangan sampai kalah dengan sekolah umum, dengan meraih prestasi dan memperbaiki kualitas madrasah maka secara otomatis akan akan menjadi incaran orangtua dan pilihan tempat belajar.

ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) merupakan evaluasi atau penilaian mutu Madrasah guna mengetahui dan mengembangkan kompetensi dan karakteristik siswa.

Kompetensi mendasar dasar yang diukur dalam ANBK ini adalah literasi membaca dan literasi numerasi. Selain itu, ANBK mengukur Kompetensi minimum, survei karakter dan survei lingkungan belajar.

Dikatakannya, ANBK merupakan salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan yang dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar di madrasah, yang keluarannya nanti disebut Raport Pendidikan madrasah.(imas)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*