Kabarindonesianews-Uji kompetensi keahlian (UKK) adalah ujian yang wajib diadakan di SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik yang setara dengan kualifikasi jenjang.
Jumlah peserta didik SMK Pandu Utama yang mengikuti ujian tahun ajaran 2022 sebanyak 10 siswa perhotelan dan 5 siswa multimedia menginduk bertempat SMK Citra Pariwisata.(28/05/2022)
Direktur SMK Citra Pariwisata, Sutisna, S.Pd.M,. M.Pd mengatakan SMK Pandu Utama persiapan ujikom selama 3 bln dan tiap hari sabtu di beri materi dan praktek oleh LSP disini.
Sutisna mengucap syukur, Uji Kompetensi berjalan dengan baik, lancar dan sukses. Ini berkat kerja sama yang baik antara tim guru dari masing masing jurusan, tim LSP SMK Citra Pariwisata, seluruh panitia.
SMK Citra Pariwisata mendapatkan SK tersebut atas rekomendasi dari salah satu LSP bidang Hotel dan Restoran.
Kepala SMK Citra Pariwisata, Sonny Arfan mengatakan, dengan penunjukan itu sekolahnya dapat menjadi salah satu rujukan sertifikasi para praktisi Hotel dan Restoran di Kota dan Kabupaten Bogor.
Sonny menjelaskan, SMK Citra Pariwisata di bawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)P3, LSP Pariwisata Mutu Pesona Indonesia yang akan melakukan kegiatan Sertifikasi Kompetensi skema okupasi di bidang Front Office, Food and Beverage, dan Housekeeping.
Sonny menuturkan, kalau di Hotel, TUK tempat kerja, tapi di SMK Pariwisata dianggap fit and proper test berstandar BNSP.
“Dengan adanya TUK di sini tentunya dapat mempermudah teman-teman praktisi atau calon lulusan SMK yang akan mengadakan kegiatan sertifikasi bisa diarahkan ke sini. Dalam hal ini kebetulan kami ada skemanya dari kemitraan. Insya Allah semua bisa berjalan dengan baik dan lancar,” tuturnya.
Harapan pertama, dunia industri dan sekolah semakin erat kerjasamanya. Serta, bersama-sama bertanggungjawab dalam upaya meningkatkan kualitas anak didik untuk siap kerja dan mampu berkompetisi. Kedua, siswa dengan mengantogi hasil UUK atau sertifikat BNSP yang diselengarakan oleh industri tentu bisa menimbulkan kepercayaan diri yang tinggi. Hal ini, menjadi modal besar mengantarkan dirinya bahwa dia bisa bekerja lebih baik sesuai standar industri. Ketiga, kedepan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk perubahan pembelajaran di sekolah dengan lebih baik.(Nia)
Leave a Reply