SMPN 2 Tamansari Kebut Persiapan Siswa Hadapi Ujian

Kabarindonesianews-Sekolah jenjang SMP Negeri 2 Tamansari di Kabupaten Bogor, terus mempersiapkan peserta didiknya dalam menghadapi ujian sekolah, di tengah waktu persiapan yang cukup terbatas.

Terlebih para peserta didik kelas IX yang bakal menghadapi ujian kelulusan pada kalender pendidikan kali ini, merupakan peserta didik yang sejak masuk sekolah kelas VII hanya mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) penuh di sekolah efektif satu semester.

“Sehingga, mereka butuh persiapan yang memadai untuk menghadapi ujian kelulusan kali ini,” ungkap Kepsek SMPN 2 Tamansari Ema Nizmah Fazari.

Khusus untuk peserta didik kelas IX, SMPN 2 Tamansari Bergas terus menggenjot persiapan pelaksanaan ujian sekolah dengan pertimbangan waktu persiapan menghadapi ujian sekolah sudah sangat pendek.

Sehingga ini sudah masuk sepekan peserta didik kelas IX SMPN 2 Tamansari Bergas melaksanakan PTM 100 persen (penuh), mengingat waktu pelaksanaan ujian sekolah efektif tinggal dua pekan sebelum menghadapi ujian.

“Harapannya, peserta didik kelas IX betul-betul memiliki waktu yang relatif cukup untuk memaksimalkan berbagai persiapan mereka dalam menghadapi ujian kelulusan nanti,” ungkapnya.

Di samping itu, pihaknya juga memberikan pelajaran tambahan mulai minggu ini hingga menjelang ujian sekolah dilaksanakan. Ujian sekolah akan dimulai pada tanggal 18 April 2022. Sebanyak 202 siswa kelas IX di SMPN 2 Tamansari akan mengikuti ujian sekolah tersebut.

Ema Nizmah Fazari mengatakan, pihaknya lebih memotivasi siswa untuk belajar lebih giat. Dengan demikian, diharapkan hasil ujian yang diperoleh juga bagus.

Ema mengatakan, pembelajaran saat ini masih dengan sistem pembelajaran tatap muka terbatas. Ia meminta kepala sekolah fokus pada pencegahan penularan Covid-19. Guru juga diminta mempersiapkan dengan tuntas segala proses pelaksanaan persiapan ujian sekolah.

“Apa yang jadi petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dipatuhi oleh kepala sekolah dan guru, jangan main-main dengan kebijakan ujian sekolah, karena di sana ada proses pembuatan soal, kisi-kisi, dan penilaian. Harapan kita semua bisa terlaksana, dalam masa pandemi ini kita laksanakan ujian sekolah sesuai kondisi yang ada,” ujarnya.(imas)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*