Kabarindonesianews- Sebagai upaya untuk membantu mengatasi ekonomi petani di masa pandemi. Kodim 0621 Kabupaten Bogor menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik kepada perwakilan Babinsa jajaran 24 koramil se Kabupaten Bogor di aula makodim 0621 Kabupaten Bogor. Kamis ( 10/02/2022).
Dandim 0621/Kab.Bogor Kolonel Gan Gan Rus Gindara yang baru saja menjabat di Kabupaten Bogor ini tidak tinggal diam. Pemimpin wilayah tersebut melalui ilmu nya di bidang pertanian dan kehutanan tentu saja beliau ingin menular kan ilmu nya kepada warga binaan nya.
Pelatihan seperti yang di laksanakan pada Kamis, 10-11 Februari 2022 selama 2 hari. Di hari pertama diberi materi bertempat makodim 0621 Kabupaten Bogor dan hari kedua praktik di koramil cariu sebagai percontohan.
Menurut Kolonel Gan Gan Rus Gindara ,”Pelatihan ini kami lakukan adalah sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat di tengah masa sulit seperti ini. Kami bekerjasama dengan anggota TNI yang berada di wilayah kami sendiri untuk membantu mengajar ,mengolah sampah rumah tangga dan margot menjadi pupuk organik.Karena pelatihan ini jika dilakukan dengan sungguh – sungguh hasil nya InshAllah akan mampu menambah pemasukan untuk warga tersebut. “Ucap Dandim
Lanjutnya mengatakan, pupuk ini bisa kita gunakan pada tanaman dan tumbuhan padi, sayuran – sayuran dan tumbuhan lainnya. Hal ini adalah suatu yang bisa menguntungkan bagi petani dengan biaya yang sangat murah meriah.
Dandim juga memberikan motivasi kepada para Babinsa untuk mengajak masyarakat memanfaatkan alam sekitar. Berikan ilmu yang telah dikuasai supaya bermanfaat bagi orang banyak, bahan dari pada pupuk ini dapat kita temukan di sekeliling kita dan kita tidak perlu mengeluarkan biaya banyak.
“Manfaatkan serta serap betul – betul ilmu yang didapat dari penyuluhan hari ini,” pungkas Dandim.
” Pelatihan pembuatan pupuk organik ini mampu menyerap modal yang minimalis tapi hasil nya mampu maksimal. Bahkan jika ditekuni pupuk organik ini akan berkembang luas dan mampu membantu para petani kecil untuk bekerjasama dalam pembelian pupuk nya. Semoga impian saya ini terwujud, saya ingin membantu warga mensejahterakan keluarga nya dan efek domino dari pelatihan ini akan terus berputar. Jika salah satu pemuda sudah mampu menyerap ilmu pembuatan sampah menjadi pupuk organik saya yakin pemuda tersebut akan menurunkan ilmu nya kepada tetangga, teman dan warga lain nya sehingga ilmu nya akan bermanfaat untuk dirinya bahkan sekelilingnya. Masalah sampah di Kabupaten Bogor nantinya akan sedikit. “ujar Dandim menutup wawancara.(Nia)
Leave a Reply