Kabarindonesianews-Kepala desa Sukaharja Rahmad Jebeng, menggelar acara kegiatan santunan Anak Yatim Bertempat di wilayah RW 02 dan RW 03 Desa Sukaharja Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor, kegiatan ini di gelar dengan sederhana karena pandemi COVID-19. Ada sekitar 35 anak yatim dan 76 Janda , acara ini di hadiri oleh Kepala desa, para kadus, para RT, Tokoh Agama, tokoh masyarakat. Jumat (14/01/2022)
“Di tengah pandemi, kita tetap ingin berbagi kebahagiaan dengan anak yatim. Namun kita gelar secara sederhana dan hanya mengundang sebanyak 35 anak yatim dan 76 Janda di wilayah RW 02 dan RW 03 Desa sukaharja ,” kata Rahmad Jebeng.
Dikatakan Rahmad Jebeng Mereka diberi santunan serta bingkisan dan uang tunai yang sudah di siapkan, karena masih pandemi COVID-19 di acara kegiatan ini kita tetap laksanakan dan patuhi protokol kesehatan, Ujarnya.
“ Alhamdulilah acaranya berjalan lancar, hari ini Jumat, semoga menjadi hari Jumat yang berkah serta kegiatan ini mendapat ridho dari Alloh SWT,” harapnya.
Menurutnya, Rahmad Jebeng,Menyampaikan bahwa anak yatim piatu merupakan amanah yang Allah SWT berikan kepada manusia yang berakal. Mereka diamanahkan untuk disantuni sebagaimana menyantuni diri sendiri dan keluarga.
“ Ya hari ini Jumat dengan menyantuni anak yatim semoga menjadi hari jumat yang berkah untuk kita semuanya, paket sembako dan uang tunai yang bisa disalurkan untuk anak yatim dan janda semoga bermanfaat,” Kata Rahmad Jebeng.
Kemudian lanjut dia menyampaikan bahwa, dalam ajaran Islam kita diperintahkan untuk senantiasa memperhatikan nasib anak-anak yatim. Oleh karena itu menyantuni anak yatim menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai Umat Islam,” katanya.
Selain itu, tambah Rahmad Jebeng, keberadaan anak yatim bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah saja, akan tetapi tanggung jawab bersama. Anak-anak yatim piatu generasi penerus bangsa harus dibimbing dan diberi perhatian serta kasih sayang yang lebih, terang dia.
“Ya Sebab pemberian santunan bagi anak yatim merupakan bentuk kepedulian dan sebagai sarana untuk kita merenungkan kembali apa yang telah kita perbuat untuk anak-anak yatim,” Pungkas, Rahmad Jebeng.(Nia)
Leave a Reply