Kabarindonesianews-Pemerintah Desa Bojong Jengkol kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor, meraih Penghargaan Anugerah Pajak Daerah kabupaten Bogor Tahun 202. Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor. Berlangsung di Pullman Vimala Hills Resort Ciawi Kabupaten Bogor 22/12/2021.
Awalludin MA’ Rifatullah Kepala Desa ( Kades ) Bojong jengkol saat di temui sebelum pelaksanaan Anugerah Pajak menyampaikan, Hari ini tepatnya pada tanggal 22 Desember 2021, kami di berikan Undangan dari Bupati Bogor Hj Ade Yasin, Untuk mendapatkan Anugerah Penghargaan Desa Lunas pajak, ini yang kedua kalinya di Desa kami.
Di Tahun 2020 kami Desa Bojong Jengkol mendapatkan predikat Lunas Pajak juga dan di Tahun ini Alhamdulillah Desa Lunas pajak hinggap lagi di Desa kami, Dalam upaya kami untuk membayar pajak, Alhamdulillah apresiasi masyarakat kita buat Desa Bojong jengkol, yang memang betul-betul taat pajak, sebetulnya kalau di tangani dengan baik sejak itu.
Alhamdulillah PLD kami bapak Ibrohim di Desa dengan pajak di Ciomas, itu bekerjasama untuk menuntaskan pajak, supaya pajak ini bisa selesai, Alhamdulillah dua tahun berturut – turut kami mendapatkan Desa Lunas pajak, dan ini juga kami berharap ada apresiasi dari pemerintah Daerah, Bagi Desa-desa lunas pajak.
Kecamatan Ciampea ini, di tahun 2020 kemarin itu cuma 2 desa, dari 13 Desa yang ada, kami berharap waktu itu di tahun 2021 ada penambahan Desa yang lunas pajak satu atau dua lagi menjadi 4 atau 5 desa lunas pajak, tapi kenyataan dengan di masa pandemi ini juga, itu menjadi satu alasan bagi desa-desa yang tidak lunas pajak, di tambah lagi tinggi pembayaran pajaknya.
Kalau kita melihat dari segi nominal ini berpariatife, bervariasi, dan itu tergantung dari niat, niat lunas pajak dan masyarakat juga siap lunas pajak, Alhamdulillah di desa kami dengan niat untuk melunasi pajak ini, kita sudah terealisasi kan dengan baik, dan masyarakat mendapatkan kepercayaan yang besar buat kami, untuk membayar pajaknya, karena kami perlihatkan bahwa pembayaran pajak dari masyarakat sudah sampai ke pemerintah daerah dan di buktikan dengan predikat kami desa lunas pajak. itu nanti menambah motivasi buat masyarakat juga, untuk membayar pajak lebih taat lagi nanti kedepannya, mudah-mudahan kedepannya ada apresiasi yang lebih untuk Desa-desa lunas pajak di Kabupaten Bogor, “supaya apa”, supaya menambah memotivasi bagi Desa-desa yang belum lunas pajak itu saja, entah apa apresiasinya, yang jelas bagi kami itu sangat penting, karena apa sesuatu yang bagus inikan harus di lanjutkan dengan apresiasi yang bagus juga dari pemerintah daerah, supaya terlihat oleh Desa-desa lain yang belum lunas pajak, menjadi contoh dan untuk memacu mereka untuk siap lunas pajak di tahun 2022 nanti kedepannya itu saja.
Sebetulnya sistem dari dulu sudah ada, sistem ada PLD, ada petugas pajak juga, cuma yang harus di tekan kan oleh kami adalah, ketika masyarakat ingin mau membayar pajak langsung datang membayar ke BRI dan lalu masyarakat di berikan pelunasannya, karena bukti bahwa, mereka membayar pajak itu tidak mandek di mana-mana termotivasi itu saja, ( Saya sudah membayar pajak pak,ini ada bukti pelunasan )nya sebetulnya itu saja, membuat masyarakat percaya bahwa pajak yang mereka bayar itu, betul-betul sampai Dinas pemerintah daerah, dengan bukti pelunasan pajak, nanti dengan seperti itu, masyarakat yang lain termotivasi di tambah lagi kita sosialisasikan, apa yang kita dapatkan dari pemerintah Daerah,seperti yang kita lihat sekarang ini, pembangunan bendungan, selokkan yang sudah di bangun oleh pemerintah, itu juga bukti menambah motivasi kemasyarakat kita, untuk taat pajak kedepanya.
“Nanti kita liat dua tahun ini siapa yang betul-betul membayar pajak yang baik, sebelum jatoh tempo dan ada persyaratan-persyaratan untuk apresiasi itu tidak ada, yang jelas kami perlihatkan ke mereka, bahwa pajak yang dari kita, itu kembali lagi ke kita, malah lebih besar kelipatannya, dengan pembangunan yang kita sosialisasikan ini, mereka melihat bahwa pembangunan di desa kita itu sudah luar biasa, dari bendungan rusak langsung di tangani itu saja.
Artinya misalkan masyarakat yang mendapatkan apresiasi dari kepala desa, menjadi motivasi juga buat warga yang lainnya, itu di perwilayah kita ada 12 RW, 12 RW itu nanti kita akan apa sih yang akan di berikan di wilayah tersebut, jadi perwilayah bukan perorangan, jadi kita juga PLD-PLD itu tiap wilayah, siapa yang di wilayahnya yang terbaik untuk bayar pajaknya, karena kalau sudah lunas baik semua, tinggal pemerataan saja, pemerataan pembangunan, kalau misalkan dari DD ada anggaran untuk infrastruktur, kita fokuskan ke wilayah yang terbaik lunas pajak itu saja, jadi bisa termotivasi wilayah yang lain, Rw-rw yang lain, sebab kalau kami pembagian tugasnya, dari PLD desa itu di bagikan sppt melalui RT/RW, dari RT/RW baru di bagikan ke masyarakat, jadi siapa yang terbaik, nantinya kita perlihatkan, di perhatian kita di pembagunan.
RW yang terbaik yaitu RW.03, RW.04 RW.06, jadi itu 3 yang terbaik kita perhatikan untuk infrastrukturnya, supaya mudah-mudahan yang lain juga barenglah, sebab kita harus lebih merata lagi itu saja.
“Kami berharap masyarakat Desa Bojong jengkol juga dan terakhir apresiasi kami tertinggi buat RT/RW, BPD, LPM, Karang Taruna, semua yang ikut berjibaku, sampai pengurus PKK semua ikut berjibaku, untuk mensosialisasi bahwa pentingnya bayar pajak, karena pembangunan yang kita dapatkan ini, tidak ada besar untuk bayar pajak, Alhamdulillah secara reguler juga, kita mendapat pembagunan 5 bendungan saluran, dan itu juga menambah motivasi buat masyarakat kami, untuk membayar pajak lebih taat lagi kedepannya.(fauzy)
Leave a Reply