Kabarindonesianews-Pemerintah Kota Bogor menyediakan mobil toko tani yang berkeliling setiap tiga kali dalam seminggu ke berbagai wilayah Kota Bogor.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas S. Rasmana di Kota Bogor.
Menurutnya Pemkot Bogor sedang memperhatikan keterjangkauan daya beli masyarakat dan ketersediaan bahan pangan menjelang Bulan Ramadhan.
Toko tani ini sebagai balancing dalam mengantisipasi kenaikan harga pangan agar dapat dikendalikan dan menjaga harga di tingkat petani. Begitu juga dengan kehadiran gerai pangan lokal sebagai upaya mendekatkan akses pangan lokal ke masyarakat melalui fasilitasi UMKM yang ada.
“Ini semua kita lakukan agar masyarakat mudah mengakses pangan dan ketahanan pangan tetap terjaga,” ujar anas.
” toko tani dan gerai pangan lokal yang menyediakan pangan lokal dan pangan olahan serta hasil petani dengan harga yang sangat kompetitif, “ ungkapnya.
Anas untuk datang belanja disini karena produk yang tersedia memang berkualitas dan harga yang kompetitif.
“Silakan datang di Bogor ini ada dua tempat, di Cimanggu dan Taman Kencana. Saya beli beras ini buatan lokal namanya beras segar karena langsung dari petani tidak disimpan dulu langsung dijual” tambahnya.
Selain kebutuhan sembako seperti beras, bawang, gula dan cabai, Ita juga tertarik dengan produk pangan lokal yang selama ini jarang ia temukan di tempat lain.
Toko tani menyediakan pangan yang murah dan berkualitas, akses pangan bagi masyarakat, dan mengkampanyekan pangan lokal bagi masyarakat. (imas)
Leave a Reply