DKPP Membangun Huntap di Desa Wangunjaya

Kabarindonesianews-Bupati Bogor Ade Yasin meresmikan Hunian Tetap (hutap) di Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, sekaligus menyerahkan sertipikat tanah bagi warga, Kamis (3/2/2022). Dalam pertemuan warga bersama orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini, warga menyampaikan rasa syukur dan bahagianya karena telah mendapatkan Huntap.

Bupati juga banyak menerima aspirasi ataupun keluhan yang disampaikan warga, terutama soal trauma yang dialami warga paska bencana alam yang terjadi di tahun 2020 lalu itu.

“Ini janji kita untuk bangunkan Huntap yang pernah terjadi longsor pada tahun lalu. Alhamdulillah saat ini sudah terbangun dan warga bisa menempati hunian ini,” kata Ade Yasin.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor hasil pembangun hunian tetap (huntap) di Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng pembangunan akan tetapi memberikan kunci kepada penerima huntap.

Kepala dinas DPKPP Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnik mengatakan, hari ini melakukan serah terima apakah masyarakat bisa menepati hunian tersebut atau tidak.

“Kalau pekerjaan fisik sudah selesai ya, dari segi struktur sudah layak yang sudah saya amati disini, tinggal masyarakatnya saja apakah mau pakai keramik dan sebaginya,” ungkapnya.

Ia menegasakan, sejauh ini dengan kajian yang pihaknya kaji terkait kemanan status tanah dipastikan aman dan tidak masuk kawasan rawan bencana (zona merah). “Itu kunci utamanya ya, liat saja tipologi kampung jauh atau tidak dari pemukiman, faktanya kan kiri kanan perkampungan,” jelasnya.

Ada pun beberapa fasilitas yang belum terpenuhi salah satunya listik dan air bersih. Namun dipastikan beberapa hari kedepan sudah selesai.

Kemudian untuk peresmian huntap tersebut akan di resmikan oleh Bupati Bogor dengan program kunjung kerja. “Diresmikan lebih kepada harus dihuni dulu ya, jadia nanti seiring dengan program Saba desa,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Wangunjaya, Hanafi mengatakan, dengan program ini dirinya merasa bersyukur sekaligus terharu terhadap warganya. “Saya atas nama pemdes sangat terharu dengan proses tasyakuran ini yang pertama memang sudah terwujudnya proses pembangunan ini tentunya bisa akan dinikmati oleh korban bencana longsor,” singkatnya. (imas)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*