Meriah Maulid Nabi Dan Pawai Dongdang Se RW Jadi Ajang Silaturahmi Akbar Warga Ciomas Rahayu

Kabarindonesianews—Suasana penuh khidmat dan meriah menyelimuti Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Minggu (11/10/2026). Pemerintah Desa bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa, Karang Taruna, dan Tim Penggerak PKK sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat desa yang dirangkaikan dengan tradisi pawai dongdang.

Kegiatan tahunan ini menjadi magnet silaturahmi bagi ribuan warga dari seluruh Rukun Warga (RW) yang ada di Desa Ciomas Rahayu.

Kepala Desa Ciomas Rahayu, Selih Silih Wati, mengatakan peringatan Maulid Nabi ini bukan hanya seremonial keagamaan, tetapi sudah menjadi kearifan lokal dan tradisi yang terus dijaga.

“Kegiatan hari ini adalah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang memang disediakan oleh pemerintah desa bekerjasama dengan MUI, selaku penyelenggara ada Karang Taruna juga kader PKK. Kami berkolaborasi untuk kegiatan yang memang disediakan di tingkat desa,” ujar Kades Selih Silih Wati.

Kemeriahan semakin terasa dengan digelarnya pawai dongdang yang diikuti oleh seluruh RW se-Desa Ciomas Rahayu. Setiap RW menampilkan kreativitas terbaiknya dengan berkolaborasi bersama lembaga yang ada di wilayahnya masing-masing.

“Untuk dongdang itu kita per-RW, nanti RW baru bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang ada di wilayahnya. Ada RW yang bekerjasama dengan DKM, ada dengan Poktan Gapoktan dan semuanya,” jelasnya.

Masing-masing dongdang menampilkan ciri khas wilayahnya, mulai dari hasil ketahanan pangan, produk UMKM dan kerajinan lokal, hingga miniatur bernuansa tradisi. Keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan pemersatu warga.

“Jadi masing-masing wilayah punya ciri khas, ada yang ketahanan pangan, ada yang memang menampilkan UMKM lokal, ada juga yang tradisi. Beragam Alhamdulillah, tetap berbeda tapi satu untuk Ciomas Rahayu,” tambahnya.

Peringatan Maulid tahun ini mengusung tema besar Silaturahmi. Menurut Kades, momen ini menjadi ruang temu yang tidak bisa didapatkan setiap hari.

“Temanya kita lebih ke silaturahmi. Silaturahmi warga Desa Ciomas Rahayu tidak ada bisa di setiap saat, tapi di momen-momen tertentu kami bersilaturahmi. Jadi ini untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat,” ungkapnya.

Untuk tausiyah, panitia menghadirkan penceramah kondang tingkat Kecamatan Ciomas, Ustadz Ahmad Fauzi, yang menyampaikan pesan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam menjaga persatuan.

Di akhir sambutannya, Kades Selih Silih Wati berpesan agar warga terus menjaga kekompakan.

“Pesan saya tetap jaga kesatuan dan persatuan, jaga silaturahmi khususnya untuk warga Desa Ciomas Rahayu. Karena tanpa silaturahmi kita akan terpecah, tapi dengan silaturahmi semuanya akan menjadi satu dan indah pada akhirnya,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian apresiasi untuk RW dengan dongdang terkreatif dan partisipatif.(Jhon/Nia)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*