Kabarindonesianews—Untuk mempertebal keimanan dan membentuk akhlak mulia siswa, SMA Negeri 4 Kota Bogor konsisten menggelar pembiasaan positif setiap Jumat pagi. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan berkumpul di lapangan sekolah untuk melaksanakan doa pagi bersama sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai, Jumat (9/10/2026).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 4 Kota Bogor, Yanuarisnandar Mauludi, mengatakan kegiatan ini bukan seremonial semata, melainkan sudah menjadi budaya sekolah.
“Kegiatan pembiasaan di hari Jumat ini kita mulai dari tadarus Al-Qur’an bersama, dilanjutkan dengan sholat Dhuha berjamaah. Setelah itu ada penyampaian kultum atau kuliah tujuh menit yang jadwalnya kita rolling setiap pekan dari siswa ke siswa,” ujar Yanuarisnandar saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, metode rolling kultum ini sengaja dilakukan untuk melatih kepercayaan diri, kemampuan public speaking, dan pendalaman agama siswa secara langsung.
Selain penguatan aspek spiritual, momen Jumat pagi ini juga dimanfaatkan sekolah untuk pembinaan karakter dan penguatan komitmen anti-perundungan.
Pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk mewujudkan sekolah ramah anak yang aman dan nyaman bagi semua peserta didik.
“Kami tekankan kepada seluruh siswa bahwa di SMAN 4 Kota Bogor tidak ada tempat untuk pelaku bullying. Kami ingin memastikan semua anak merasa aman, nyaman, dan terlindungi selama menuntut ilmu di sekolah. Tidak ada toleransi untuk perundungan dalam bentuk apapun,” tegasnya.
Dengan pembiasaan doa pagi dan pembinaan karakter yang rutin, SMAN 4 Kota Bogor berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara iman dan berakhlak baik.(Nia)

Leave a Reply