Kabarindonesianews—Pemerintah Kecamatan Ciomas menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Tahun 2026. Kegiatan yang terprogram dan teranggarkan ini diikuti oleh kafilah perwakilan dari 10 desa dan 1 kelurahan se-Kecamatan Ciomas.
Camat Ciomas, Drs. Tirta Juwarta, M.Si, menyampaikan bahwa MTQ ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang kondusif dan bernuansa Islami di lingkungan Kecamatan Ciomas.
“Kegiatan ini terprogramkan dan teranggarkan sehingga mudah-mudahan kelangsungannya dapat menunjang aturan-aturan sekaligus dapat diikuti oleh warga masyarakat Kecamatan Ciomas. Sebagaimana tujuannya, MTQ dapat menciptakan situasi kondusif, situasi Islami di lingkungan Kecamatan Ciomas,” ujar Tirta Juwarta saat membuka kegiatan, Rabu 10 September 2026.
Dari hasil MTQ tingkat kecamatan ini, para juara nantinya akan menjadi wakil Kecamatan Ciomas pada MTQ Tingkat Kabupaten Bogor yang akan digelar 28 Oktober 2026.
Ada 8 cabang kategori yang dipertandingkan. Tahun ini terdapat pembaruan dalam pelaksanaan, yakni penggunaan Dewan Hakim tingkat Kabupaten yang bertugas di wilayah Kecamatan Ciomas agar objektivitas dan kualitas penilaian lebih terjaga. Aturan perlombaan mengacu pada ketentuan LPTQ tahun 2010.
“Kami berharap dari 200 peserta ini dapat menghasilkan kafilah-kafilah yang baik, yang berkualitas untuk mewakili Kecamatan Ciomas di Musabaqah Kabupaten,” kata Tirta.
Camat juga mengungkapkan capaian Ciomas dalam beberapa tahun terakhir. Pada MTQ Kabupaten 2025, Ciomas berada di ranking 18 dengan 4 poin. Sebelumnya di 2024 berada di ranking 11. “Malah sebelum-sebelumnya pernah 5 besar. Mudah-mudahan dalam kesempatan ini menghasilkan kafilah-kafilah terbaiknya dan berharap di tingkat kabupaten dapat menorehkan sejarah yang lebih baik lagi,” harapnya.
Kegiatan diawali dengan Pawai Ta’aruf yang cukup meriah. Bahkan ada mobil hias dengan ornamen bernuansa masjid yang ikut serta, sehingga diharapkan dapat menyentuh seluruh elemen masyarakat.
Turut hadir dalam pembukaan, unsur KUA, Forkopimcam, Kepala Desa, Ketua MUI, PKK, dan tokoh masyarakat lainnya. Juara umum tahun lalu diraih oleh Desa Parakan, dan juara umum tahun ini akan diumumkan pada sore hari setelah seluruh cabang musabaqah selesai.(Nia)

Leave a Reply