KabarIndonesiaNews- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor terus mematangkan persiapan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-81 Tahun 2026.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kemenag Kota Bogor, H. Ujang Supriyatna, S.Ag.,M.Pd, mengatakan pihaknya menyiapkan tiga poin utama dalam rangkaian kegiatan.
“Yang pertama kita memang doa bersama tingkat nasional di Monas kemarin sudah dilakukan bersama-sama. Kemudian kedua bagaimana kita menyukseskan HUT RI. Dan yang ketiga nanti ada HAB. Jadi banyak sekali acara-acara,” ujar Ujang saat ditemui di Kantor Kemenag Kota Bogor.
Menurutnya, rundown acara HUT RI akan diawali dengan dzikir dan doa bersama, dilanjutkan upacara, serta berbagai kegiatan perlombaan. Namun lomba yang digelar tidak sekadar hiburan.
“Ada edukasinya, ada hiburannya. Mereka jangan terlalu jenuh. Semacam capacity building. Kebersamaan, kekompakan, kedisiplinan itu juga menjadi catatan kita dalam perlombaan. Jadi ada hiburannya, ada edukasinya, dan yang terakhir berdampak,” jelasnya.
Dampak yang dimaksud, lanjut Ujang, adalah peningkatan nilai sosial, kekompakan, dan terutama peningkatan kinerja ASN. “Kerja kita bukan sekedar untuk menghabiskan waktu 7,5 jam. Tapi bagaimana ada nilai-nilai pengabdian, ibadah, dan hal-hal yang bermanfaat,” tegasnya.
Untuk memeriahkan HUT RI, Kemenag Kota Bogor juga melakukan perubahan teknis. Salah satunya pemindahan tiang bendera ke lokasi baru karena alasan keamanan terkait kabel-kabel yang semeraut.
Menariknya, pasukan pengibar bendera (Paskibraka) tahun ini seluruhnya berasal dari internal ASN Kemenag Kota Bogor. “Kita tidak mencari orang yang sudah pandai. Tapi mereka yang standar, Ada juga bagian umum untuk penataan tempat,” kata Ujang.
Ia menambahkan, pelibatan ini untuk menumbuhkan rasa memiliki. “Tidak ada istilahnya saya tidak bisa. Orang tua kita dulu dengan keterbatasan pendidikan saja bisa, masa kita tidak,” ujarnya.
Untuk malam 17 Agustus, Kemenag akan menggelar dzikir dan doa bersama internal. “Mengundang tenaga-tenaga kita, SDM kita, dari penyuluh juga ada. Kemudian dari hadroh dan lainnya. Sesuai dengan kepercayaan kita masing-masing,” ungkapnya.
Sementara untuk HAB ke-81, puncaknya akan digelar pada 3 Januari. Sejumlah kegiatan seperti ceramah agama, renungan, santunan, hingga lomba guru kreatif akan dilakukan. Ujang juga menyoroti sejumlah inovasi dan capaian Kemenag Kota Bogor di 2026, seperti perolehan tanah wakaf di BNR dan renovasi KUA Bogor Utara.
“Dengan adanya pelaksanaan HUT RI ke-81 dan HAB ke-81 ini, kita harus siap dengan perubahan. Perubahan yang baik, pelayanan yang baik, pelayanan yang bisa memuaskan masyarakat,” pungkas Ujang.
Tentang Kemenag Kota Bogor
Kementerian Agama Kota Bogor terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan semangat kolaborasi bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat.(Nia)
Leave a Reply