SMAN 9 Kota Bogor Sukses Gelar MPLS Berbasis Pancawaluya dan Aksi Ekologi

Kabarindonesianews-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMAN 9 Kota Bogor resmi memasuki hari terakhir pelaksanaannya pada Rabu, 21 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak 15 Juli 2026 ini diikuti oleh 414 peserta didik baru kelas 10, berjalan lancar dengan penekanan pada pembentukan karakter melalui pendekatan Pancawaluya serta penerapan nilai peduli lingkungan melalui aksi ekologi nyata, sesuai pedoman teknis Provinsi Jawa Barat.

Siswa SMAN 9 Kota Bogor pukul 06:30 menuju alun-alun Kota Bogor peserta bergerak menuju titik pelaksanaan aksi ekologi, kemudian pukul 07:00 WIB diberikan pengarahan umum sebelum pembukaan kegiatan singkat selama 5 menit. Guru menyampaikan penjelasan teknis, pembagian kelompok, serta penetapan area pelaksanaan aksi ekologi yang mencakup area alun-alun Kota Bogor.

Pembukaan kegiatan Ekologi aksi nyata oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Wilayah 2 Jawa Barat, Yudi Rahmat,  mengatakan kegiatan MPLS Pancawaluya yang bisa membangkitkan atau meningkatkan menumbuhkan karakter baik untuk para siswa
Supaya mereka mencintai lingkungan.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Bogor Yulianti Rosdian, S.Pd., M.Pd. menyampaikan kami mengikuti arahan Disdik Jabar dalam teknis pelaksanaan MPLS ini. Dengan tema MPLS Pancawaluya, para siswa baru diharapkan bisa memiliki 5 karakter yang terdapat pada Pancawaluya. Yakni cageur, bageur, bener, pinter dan singer.

Ia menambahkan, aksi ekologi kegiatan tersebut merupakan program serentak yang menjadi salah satu instruksi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat agar siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga terjun langsung menjaga kebersihan fasilitas umum dan lingkungan yang mereka manfaatkan.

Sementara Kepala SMAN 9 Kota Bogor, Rini Listari, S.Pd., M.Pd. mengatakan kegiatan hari ini adalah aksi ekologi dari SMA Negeri 9 Kota Bogor bergabung dengan beberapa sekolah di Kota Bogor baik negeri maupun swasta
yaitu membersihkan area lingkungan alun-alun.

“menumbuhkan rasa cinta tanah air mereka, cinta lingkungan dan mempertahankan kebersihan yang sudah ada di SMA sekitarnya dan juga di alun-alun di kota Bogor” ujarnya

“Untuk anak-anakku yang kalian masih PCMB, setelah ini penutupan baru kalian dinyatakan sebagai siswa SMA Negeri 9 Kota Bogor dan tetap semangat, laksanakan apa yang sudah diberikan berupa materi dari narasumber-narasumber yang terpercaya dan luar biasa dan juga harus menumbuhkan cinta tanah air, bela negara, cinta lingkungan” kata Rini.

Berharap kegiatan ini dapat menjadi fondasi awal terbentuknya budaya sekolah yang bersih, asri, dan berkelanjutan, serta meningkatkan rasa memiliki peserta didik terhadap lingkungan sekolahnya.

Dengan selesainya MPLS ini, peserta didik baru kelas 10 SMAN 9 Kota Bogor dipersiapkan untuk memulai kegiatan pembelajaran reguler dengan bekal pemahaman yang cukup tentang lingkungan sekolah, aturan, nilai-nilai yang dijunjung tinggi, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar. (Nia)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*