Yayasan Bina Sejahtera Lepas 493 Lulusan, Siapkan Generasi Berakhlak, Siap Kerja dan Siap Bersaing di Era Global

KabarIndonesiaNews – Yayasan Bina Sejahtera (BS) menggelar Tasyakuran Kelulusan Tahun Ajaran 2025/2026 bagi 493 siswa dari berbagai jenjang pendidikan yang berada di bawah naungannya. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026, dilaksanakan secara khidmat di lingkungan sekolah sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan.

Pelaksanaan tasyakuran dibagi dalam dua sesi. Hari pertama diikuti oleh siswa SMK Bina Sejahtera 3 dan SMK Bina Sejahtera 4 sebagai tuan rumah kegiatan. Sementara pada Kamis, 25 Juni 2026, kegiatan dilanjutkan untuk siswa SMK Bina Sejahtera 1, SMK Bina Sejahtera 2, SMA Bina Sejahtera, SMP Bina Sejahtera Sinsar, serta SMP ITQ Bina Sejahtera.

Kepala SMK BS 4, Ir. H. Nugraha Satyalaksana, menyampaikan rasa syukur atas kelulusan para siswa yang telah menyelesaikan proses pendidikan dan siap melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

“Alhamdulillah, anak-anak telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Kami berharap ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang mereka peroleh selama belajar dapat menjadi bekal berharga bagi kehidupan mereka, bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nugraha, pendidikan di lingkungan Yayasan Bina Sejahtera tidak hanya berorientasi pada kelulusan semata, tetapi juga mempersiapkan peserta didik agar siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Mayoritas lulusan SMK, lanjutnya, memilih langsung bekerja atau berwirausaha. Untuk mendukung hal tersebut, sekolah terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri, salah satunya melalui program kemitraan dengan Daihatsu.

Melalui kerja sama tersebut, kurikulum pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan industri sehingga para siswa memperoleh kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Selain itu, sekolah juga menerapkan budaya industri melalui konsep 5S, yakni Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke.

“Kami ingin lulusan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga disiplin, berkarakter, dan siap beradaptasi dengan budaya kerja profesional,” jelasnya.

Selain membuka peluang kerja di dalam negeri, Yayasan Bina Sejahtera juga mempersiapkan lulusan untuk bekerja di luar negeri, khususnya Jepang, melalui berbagai program kemitraan dan pelatihan yang telah disiapkan bersama lembaga terkait.

Sementara itu, Kepala SMP ITQ Bina Sejahtera, Mochammad Dahlan, S.E., menjelaskan bahwa pelaksanaan tasyakuran tahun ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mendorong kegiatan kelulusan dilaksanakan di lingkungan sekolah guna mengurangi beban biaya yang harus ditanggung orang tua siswa.

“Kami mendukung kebijakan pemerintah. Selain lebih efisien, kegiatan di sekolah memberikan kesempatan kepada orang tua untuk melihat langsung lingkungan pendidikan tempat anak-anak mereka belajar selama ini,” ungkapnya.

Menurut Dahlan, pelaksanaan tasyakuran di sekolah justru menghadirkan suasana yang lebih hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua yang telah mendampingi perjuangan pendidikan putra-putrinya.

Pada tahun ajaran ini, SMP ITQ Bina Sejahtera meluluskan sebanyak 27 siswa. Sebelumnya, para siswa juga telah mengikuti Haflah Tahfidz sebagai bentuk apresiasi atas capaian hafalan Al-Qur’an yang berhasil mereka raih selama menempuh pendidikan.

“Kami berharap hafalan Al-Qur’an yang dimiliki menjadi bekal spiritual yang kuat bagi para siswa ketika melanjutkan pendidikan maupun saat terjun ke tengah masyarakat,” katanya.

Dahlan juga mengungkapkan bahwa saat ini SMP ITQ Bina Sejahtera tengah menyelesaikan proses perizinan operasional mandiri sesuai regulasi terbaru yang berlaku. Pihak yayasan optimistis seluruh proses administrasi dapat segera diselesaikan sehingga sekolah dapat beroperasi secara mandiri.

Baik pihak SMK maupun SMP ITQ Bina Sejahtera sepakat bahwa pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki karakter, akhlak mulia, serta kepedulian sosial.

“Kami terus berupaya membina akhlak, membentuk karakter, dan meningkatkan kompetensi peserta didik melalui berbagai program pendidikan. Harapan kami, para lulusan mampu menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, membanggakan orang tua, serta memberikan manfaat bagi bangsa dan masyarakat,” tutup Nugraha.

Adapun jumlah lulusan Yayasan Bina Sejahtera tahun 2026 terdiri siswa kelas XII untuk hitungan wisuda
SMK Bina Sejahtera 1 : 89 siswa
SMK Bina Sejahtera 2 : 53 siswa
SMA Bina Sejahtera : 22 siswa
SMP Bina Sejahtera SINSAR : 59 siswa
Data siswa kelas XII
SMK Bina Sejahtera 3 : 159 siswa
SMK Bina Sejahtera 4 : 84 siswa
SMP ITQ Bina Sejahtera : 27 siswa(Nia)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*