Kabarindonesianews| BOGOR – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dramaga 2, Kabupaten Bogor, terus mengoptimalkan pelayanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ribuan penerima manfaat di wilayah Kecamatan Dramaga dan sekitarnya.
SPPG Dramaga 2 yang berlokasi di Jalan Raya Lintas Dramaga RT 02/RW 02, Lebaksari, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, saat ini melayani distribusi MBG untuk sejumlah sekolah di wilayah tersebut.
Mitra Dapur SPPG Dramaga 2, Yati Aulia, menjelaskan bahwa pada tahap awal jumlah penerima manfaat mencapai 2.910 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Namun sejak Senin lalu, distribusi untuk RA Bina Insan Taqwa dan MI Bina Insan Taqwa telah dialihkan ke dapur SPPG Petir.
“Untuk saat ini total penerima manfaat berada di kisaran 2.300 KPM. Sementara pada pekan ini, karena siswa kelas 6 sedang melaksanakan ujian, jumlah MBG yang dikirim ke sekolah-sekolah sekitar 1.900 penerima manfaat per hari,” ujar Yati Aulia.
Ia menambahkan, setelah kegiatan belajar mengajar kembali normal, jumlah penerima manfaat diperkirakan kembali mencapai sekitar 2.300 siswa.
Dalam pelaksanaannya, SPPG Dramaga 2 kini tidak lagi menggunakan menu kering. Seluruh makanan yang didistribusikan kepada siswa berupa menu basah dari Senin hingga Sabtu. Khusus untuk Posyandu pada hari Sabtu, penerima manfaat mendapatkan tambahan susu dan buah.
“Kalau sekolah masuk sampai hari Sabtu, maka MBG diberikan sampai Sabtu. Namun jika kegiatan sekolah hanya sampai Jumat, maka penyaluran MBG juga hanya sampai Jumat,” jelasnya.
Untuk menjaga kualitas dan tingkat konsumsi makanan, pihak dapur rutin melakukan evaluasi bersama pihak sekolah terkait menu yang disukai maupun yang kurang diminati para siswa. Berbagai inovasi menu juga dilakukan agar anak-anak tetap tertarik mengonsumsi makanan sehat, terutama sayuran.
“Kami biasanya melihat dari sisa makanan. Kalau banyak yang tersisa berarti anak-anak kurang suka. Karena itu sayuran kami kreasikan, misalnya dibuat bola-bola sayur agar lebih menarik dan tetap dimakan anak-anak,” tambahnya.
Terkait ketersediaan bahan baku, Yati mengungkapkan sejumlah komoditas, terutama buah-buahan, mengalami kenaikan harga di pasaran. Meski demikian, pihaknya tetap berupaya menjaga kualitas bahan makanan agar tetap layak konsumsi dan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.
Selain fokus pada kualitas makanan, SPPG Dramaga 2 juga memperhatikan pengelolaan limbah makanan secara berkelanjutan. Limbah sisa makanan dimanfaatkan masyarakat sebagai pakan ternak, sedangkan limbah sayuran diangkut secara rutin oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebanyak dua kali dalam sepekan.
Dalam menjaga standar kebersihan dan higienitas, SPPG Dramaga 2 memiliki tim kebersihan khusus yang bertugas menjaga sanitasi area dapur serta melakukan pengendalian serangga secara berkala guna memastikan proses produksi makanan tetap aman dan higienis.
Dengan kualitas menu yang terus ditingkatkan serta kebersihan dapur yang terjaga, SPPG Dramaga 2 dinilai menjadi salah satu dapur MBG unggulan dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekolah di wilayah Dramaga dan sekitarnya.
Laporan : Jemi Kurniawan
Leave a Reply