Halal bihalal PRGI Cabang Dramaga Perkuat Silaturahmi dan Profesionalisme Guru

Kabarindonesianews – Selasa, 28 April 2026
Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PRGI) Cabang Dramaga, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan halal bihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan profesionalisme para guru. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan pasca Hari Raya Idulfitri.

Mengusung tema “Dengan halal bihalal kita perekat silaturahmi dan tingkatkan profesionalisme guru. Dalam kebersamaan kita saling memaafkan, dalam persatuan kita saling menguatkan”, acara ini dihadiri oleh para tenaga pendidik dan pengurus organisasi di wilayah Dramaga.

H. Wasto, saat diwawancarai, menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan sarana penting untuk memperkuat persaudaraan dalam organisasi. Menurutnya, melalui kegiatan ini para guru dapat saling bertukar pikiran, berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi dalam memajukan dunia pendidikan.

“Silaturahmi menjadi kekuatan utama organisasi. Dari sini kita bisa saling menguatkan dan menyerap berbagai informasi yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Dalam wawancara tersebut, H. Wasto juga menyinggung isu tawuran pelajar yang belakangan menjadi perhatian publik, khususnya di tingkat SMP. Ia menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Bogor melalui Komisi IV tengah memproses rancangan peraturan daerah (Perda) tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan.

Perda tersebut, lanjutnya, akan mengatur secara komprehensif mulai dari upaya pencegahan, penanganan kasus, hingga pemberian sanksi yang bertujuan memberikan efek jera. Meski demikian, pendekatan utama tetap difokuskan pada langkah preventif dan pembinaan.

“Perda ini akan menjadi landasan hukum bagi seluruh stakeholder pendidikan di Kabupaten Bogor dalam menangani kekerasan di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa proses penyusunan perda telah melalui tahapan paripurna dan pembahasan bersama tenaga ahli. Selanjutnya, rancangan tersebut akan dibahas lebih lanjut oleh Komisi IV bersama dinas terkait sebelum ditetapkan.

Sebagai langkah sementara, pihaknya akan mengoptimalkan kembali peran Satuan Tugas (Satgas) Pelajar guna mencegah terjadinya tawuran. Peran Satgas dinilai penting meskipun belum sepenuhnya didukung oleh anggaran khusus.

Selain itu, H. Wasto menekankan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial turut menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan kekerasan di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan halal bihalal ini, diharapkan para guru di wilayah Dramaga semakin solid dan profesional, serta mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan berkarakter.

Laporan: Jemi Kurniawan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*