Kabarindonesianews-Dramaga, Kabupaten Bogor – Minggu, 8 Februari 2026 Pemerintah Kecamatan Dramaga bersama KNPI Kecamatan Dramaga, PAC Pemuda Pancasila, dan masyarakat menggelar gotong royong pembukaan akses jalan baru. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi lintas unsur dalam mendukung program hutan kota sekaligus mempermudah akses pertanian warga.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Dramaga Atep S. Sumaryo, S.H., M.M., unsur Muspika Kecamatan Dramaga, Ketua KNPI Kecamatan Dramaga Muhamad Syukron Anugrah, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Dramaga Suhendar, unsur Karang Taruna, GP Kwarran Dramaga, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Camat Dramaga Atep S. Sumaryo menjelaskan bahwa pembukaan jalan ini merupakan tindak lanjut dari program penanaman hutan kota yang sebelumnya telah dilaksanakan di lokasi tersebut.
“Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan penanaman hutan kota. Saat pendistribusian dan penanaman kemarin, akses jalan masih berupa jalan setapak dan cukup menyulitkan. Atas permintaan warga serta arahan Direktur Utama PDAM dan Ketua Komisi IV, jalan ini diupayakan agar lebih representatif,” ujar Atep.
Menurutnya, jalur akses tersebut melintasi empat bidang lahan, sebagian di antaranya merupakan lahan milik pribadi. Pemerintah kecamatan memulai pengerjaan di atas lahan milik pemerintah, yakni tanah cadangan makam yang saat ini dimanfaatkan sebagai kawasan hutan kota.
“Kami mulai dari lahan milik pemerintah. Alhamdulillah, salah satu pemilik lahan pribadi juga telah memberikan izin sehingga hari ini bisa dikerjakan. Namun masih ada lahan keluarga yang belum dikomunikasikan, sehingga pengerjaan belum sepenuhnya tuntas,” jelasnya.
Saat ini, sekitar 120 meter jalan telah berhasil dibuka dan ke depan dapat dilalui kendaraan roda empat. Sisa jalur yang belum tersambung akan terus dikomunikasikan dengan para pemilik lahan agar akses jalan tersebut dapat terhubung secara utuh.
“Harapannya, ketika jalan tengah ini sudah aktif, sisi kiri dan kanannya bisa terketuk hatinya untuk ikut berpartisipasi demi kepentingan masyarakat, termasuk akses pemakaman,” tambahnya.
Atep juga mengapresiasi keterlibatan lintas unsur yang terlibat langsung dalam kegiatan gotong royong tersebut.
“Alhamdulillah, keterlibatannya luar biasa. KNPI, Pemuda Pancasila, Pramuka, PMI, tokoh masyarakat, dan relawan semua turun langsung. Ini bukti nyata kebersamaan dan semangat gotong royong untuk kepentingan rakyat,” katanya.
Ke depan, Pemerintah Kecamatan Dramaga berharap pembukaan jalan ini dapat ditindaklanjuti dengan pengerasan menggunakan beskos sebelum nantinya diaspal.
“Mudah-mudahan dapat diusulkan melalui bantuan keuangan, kemungkinan pada tahun 2027 oleh pemerintah desa, karena untuk tahun 2026 titik anggarannya sudah ditentukan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah daerah, khususnya pengembangan hutan kota.
“Hutan kota ini diharapkan mampu meminimalisir potensi bencana, menyumbang oksigen, serta menjadi cadangan air bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Dramaga, Suhendar, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan dalam setiap program pembangunan.
“Ini adalah komitmen kami. Keberadaan Pemuda Pancasila di Kecamatan Dramaga harus memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Apa pun program Kecamatan Dramaga, kami siap mendukung,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Ketua KNPI Kecamatan Dramaga, Muhamad Syukron Anugrah. Ia mengapresiasi semangat gotong royong seluruh elemen meskipun kegiatan berlangsung di tengah cuaca hujan.
“Alhamdulillah, meskipun sejak pagi diguyur hujan, semangat Forkopimcam, OKP, Pemuda Pancasila, KNPI, dan elemen lainnya tetap luar biasa. Ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program hutan kota Bupati Bogor,” ujarnya.
Syukron menilai kawasan hutan kota seluas lebih dari satu hektare tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Jika akses jalannya sudah rapi dan layak, kawasan ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan perkemahan atau aktivitas lain yang berpotensi mendongkrak perekonomian wilayah,” jelasnya.
Di sisi lain, kepedulian sosial juga ditunjukkan oleh Adih, warga RT 03/06 Kampung Baru, Desa Neglasari, yang secara sukarela mewakafkan sebagian tanah miliknya untuk pembukaan akses jalan lingkungan.
“Saya ikhlas mewakafkan tanah ini karena jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya para petani, agar lebih mudah mengangkut hasil panen,” ungkap Adih.
Pembukaan akses jalan ini disambut positif oleh warga sekitar. Keberadaan jalan baru diharapkan dapat memperlancar aktivitas pertanian, mempercepat distribusi hasil panen, serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.
Warga berharap langkah yang dilakukan Adih dapat menjadi contoh semangat gotong royong dan kepedulian sosial, sekaligus mendapat perhatian serta dukungan pemerintah desa agar akses jalan tersebut dapat ditata dan dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan bersama.
Jemi Kurniawan
Leave a Reply