LPPTKA dan BKPRMI Wisuda 91 Santri

Kabarindonesianews- Kota Bogor -Melalui tema “Kita Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Al-Qur’an Dalam Rangka Mewujudkan Generasi Qur’an”, maka Lembaga dan Pengembangan TK Al-Qur’an (LPPTKA) dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Bogor menggelar Wisuda Santri yang Ke-7 Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA) serta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se-Kota Bogor, yang turut dihadiri Asisten dua, Dody Achdiat yang mewakili Walikota Bogor, Bima Arya, Ketua DPD BKPRMI, M. Nurdat Ilhamsyah, Wakil Direktur Daerah (Wadirda) LPPTKA, Ahmad Ridwan, para guru serta para undangan lainnya diruang Paseban Balaikota Bogor, (28/04/19).

Wadirda LPPTKA Kota Bogor, Ahmad Ridwan, menjelaskan bahwa untuk tahun ini jumlah wisudawan menurun, hal itu di karenakan berbarengan dengan akan datangnya bulan ramadhan, sedangkan hitungan ajaran baru 2018-2019 itupun masih ada waktu satu bulan ke depan, artinya mereka secara kolektif tidak menggabungkan acara wisudanya dengan yang diselenggarakan oleh BKPRMI, oleh karena itu mereka mengadakan wisudanya di lembaganya masing-masing.

“Untuk para wisuda tahun ini menurun, dikarenakan beberapa lembaga lainnya juga mengadakan wisuda yang sama, namun itu bukan menjadi persoalan karena lembaga mereka itupun masih di bawah naungan BKPRMI dan LPPTKA Kota Bogor. Adapun untuk para santri yang mengikuti wisuda tahun ini sudah melalui Munaqosah, artinya wisudawan sudah memenuhi syarat untuk menerima ijasahnya,” jelas Ahmad.

Selain itu Ahmad mengatakan bahwa untuk yang di wisuda tahun 2019 ini dari 113 lembaga hanya 13 lembaga yang mengikuti wisuda disini hanya 91 santri, yang diharapkan semua para wisudawan dapat lebih meningkatkan semangatnya dalam meningkatkan ilmu agamanya sebagai bekal di masa depan, khususnya dalam membentengi diri dari hal-hal yang negatif.

“Saya berharap para santriwan dan santriwati yang telah di wisuda ini agar dapat terus berkesinambungan secara Istiqomah dengan bekal ilmu agama yang telah diberikan oleh para pendidiknya, selain itu diminta juga peran serta orang tua untuk selalu membimbing dan mengawasi putra putrinya, sebagai langkah upaya mengantisipasi tangtangan ke depan dari hal yang tidak di inginkan, tentunya untuk menjauhkan putra putrinya dari pergaulan yang dapat menjerumuskan pada jalan yang salah, ” tandasnya.(Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*